Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Banjir Rob di Muara Angke Mulai Surut

Selasa 17 Nov 2020 14:21 WIB

Rep: Nugroho Habibi/ Red: Andi Nur Aminah

Sejumlah warga beraktivitas di rumahnya yang digenangi air akibat banjir rob (ilustrasi)

Sejumlah warga beraktivitas di rumahnya yang digenangi air akibat banjir rob (ilustrasi)

Foto: ANTARA/Basri Marzuki
Saat ini genangan tersebut mulai surut menjadi sekitar tiga cm.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Genangan air rob melanda kawasan Muara Angke, Kelurahan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara yang mencapai sekitar 20 centimeter (cm). Saat ini genagan tersebut mulai surut menjadi sekitar tiga cm.

"Genangan rob sudah mulai surut. Genangan itu hanya berada di kawasan Blok Empang RW 22. Saat ini ketinggian genangan sisa tiga sentimeter," kata Lurah Pluit Rosiwan dikonfirmasi, Selasa (17/11).

Rosiwan menjelaskan, petugas berupaya untuk membersihkan sampah di saluran air menuju Waduk Muara Angke. Untuk mempercepat alir air, Rosiwan mengatakan, petugas menyedot saluran air dengan menggunakan satu unit pompa stasioner yang berada di Waduk Muara Angke.

"Ada 20 petugas PPSU (Penanganan Prasaan dan Sarana Umum) dan dua unit germot (gerobak motor) untuk mengangkut sampah di saluran air menuju Waduk Muara Angke," jelasnya.

Sebelumnya, genangan rob melanda kawasan Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (16/11). Ketinggian air diperkirakan setinggi 15 cm hingga 35 cm.

Kepala Satuan Pelaksana Suku Dinas Sumber Daya Air Kecamatan Penjaringan Pendi menerangkan, sebanyak empat unit pompa portabel berdaya 250 meter kubik per detik dikerahkan di Kali Asin dan Waduk Muara Angke. Selain itu, petugas juga melakukan penyumbatan dan pengecoran pada lima titik kebocoran tanggul di Jalan Pluit Karang Ayu.

Meskipun masih terjadi sedikit genagan. Namun, ia menyatakan genagan rob dipastikan surut sebelum sore hari. "Kedepannya, tanggul sepanjang 300 meter ini direncanakan akan dicor secara permanen agar tidak terjadi kebocoran berulang," ujar Pendi.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA