Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

Apa Itu Content SEO?

Selasa 17 Nov 2020 09:04 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Apa Itu Content SEO?. (FOTO: Unsplash/Campaign Creators)

Apa Itu Content SEO?. (FOTO: Unsplash/Campaign Creators)

Apa Itu Content SEO?

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Konten harus menjadi prioritas pertama Anda saat melakukan strategi SEO. Konten yang berkualitas adalah cara Anda dalam melibatkan, menginformasikan, mendukung, serta dapat membantu pengunjung situs Anda.

Membuat konten yang otentik dan bernilai juga penting untuk visibilitas mesin pencari, baik itu artikel blog, halaman produk, halaman informasi, testimonial, video, atau konten apa pun yang Anda buat untuk pengguna. Apabila Anda bisa membuat konten yang baik, berarti Anda memiliki fondasi untuk mendukung semua upaya SEO lainnya. Pada artikel kali ini akan membahas mengenai apa itu content SEO serta cara dalam membuat content SEO yang baik.

Apa Itu Content SEO?

Untuk memahami apa yang dimaksud dengan content SEO, pertama-tama Anda harus memahami terlebih dahulu dengan jelas apa tujuan utama SEO, jenis konten apa yang ada, dan apa itu pengoptimalan konten.

Baca Juga: Mengenal Dasar-Dasar On-Page SEO

Apa itu SEO? Optimisasi mesin pencari atau Search Engine Optimization (SEO) adalah proses dalam mengoptimalkan situs web Anda untuk mencapai visibilitas sebesar mungkin di mesin pencari.

Proses dalam SEO melibatkan beberapa langkah yang biasanya dikelompokkan menjadi berikut: technical SEO, on-page SEO, dan off-page SEO. Content SEO adalah bagian dari on-page SEO.

Sederhananya, content SEO adalah konten yang dirancang untuk menduduki peringkat tertinggi di mesin pencarian seperti Google. Anda mungkin berpikir bahwa semua konten yang ada di internet adalah content SEO, tetapi keduanya memiliki perbedaan yang nanti akan dibahas di bagian selanjutnya.

Penting juga untuk diperhatikan bahwa semua jenis konten bisa menjadi content SEO, yaitu halaman produk, landing page, alat interaktif, dan bahkan video. Tetapi, ketika kebanyakan orang berbicara tentang content SEO, mereka akan mengacu pada posting-an blog.

Namun, sebelum kita berbicara tentang bagaimana cara menulis posting-an yang berpotensi mendapat peringkat pencarian, pastikan kembail kita memahami mengapa jenis content SEO ini penting.

Panduan Google Search Quality Evaluator menguraikan karakteristik konten yang memiliki kualitas tinggi, antara lain:

• Konten informasi harus akurat, komprehensif, asli dan disajikan secara profesional.

• Konten artistik harus orisinal, unik, dan menyampaikan keterampilan tingkat tinggi.

• Konten berita harus mendalam, dikutip dengan baik, akurat, dan berisi laporan asli.

Jika Anda ingin membuat konten yang bisa meningkatkan strategi on-page SEO, Anda perlu memberi perhatian khusus pada standar ini karena algoritma Google dapat memberi penilaian lebih pada sinyal yang otoritatif, ahli, dan terpercaya (E-A-T).

Konten adalah landasan dalam melakukan strategi SEO Anda, sehingga bukan tempat yang tepat untuk menghemat anggaran pemasaran digital. Membuat dan berinvestasi pada konten adalah strategi yang jelas sangat penting untuk kesuksesan SEO Anda karena hampir semua faktor lainnya bergantung pada kualitas konten tersebut.

Perbedaan antara Content SEO dengan Content Marketing

Content SEO dan konten pemasaran memiliki beberapa perbedaan. Meskipun mereka memiliki perbedaan, Anda tetap tidak dapat sepenuhnya memisahkan keduanya untuk melakukan strategi SEO.

Dari banyak perbedaan di antara keduanya, saya ingin menunjukkan titik perbedaan yang kontras seperti:

Content SEO pembahasannya lebih sempit, dan lebih teknis.

Content marketing pembahasannya lebih luas dan lebih holistik.

Jenis-Jenis Content SEO

Sebelum kita membahas bagaimana cara dalam mengoptimalkan content SEO, mari ulas kembali mengeani apa yang dimaksud dengan konten.

Konten dapat memiliki bentuk yang berbeda. Bisa berupa teks, gambar, video, audio, infografis, atau kombinasi dari semuanya.

Secara umum, jenis konten memiliki jenis yang berbeda, antara lain:

Blog post: Format yang paling banyak digunakan. Posting-an ini bisa berupa kombinasi dari teks, gambar, dan video. Selain itu, posting-an ini bisa berupa artikel berita, list, panduan cara kerja, siaran pers, atau informasi umum lainnya.

Static page: Konten yang ditemukan di halaman statis situs Anda seperti kolom 'tentang kami'

Product page: Halaman yang mempromosikan produk atau layanan tertentu.

Landing page: Halaman yang dirancang khusus untuk digunakan dalam kampanye Pay-Per-Click atau sebagai halaman pertama yang dilihat pengguna saat mengunjungi situs Anda.

Cara Menulis Content SEO

1. Pilih Topik Pembahasan

Langkah pertama Anda adalah membuat topik untuk konten Anda. Secara khusus, Anda perlu membahas topik yang menjadi perhatian bagi pengunjung situs Anda. Berikut tiga cara cepat untuk menghasilkan ide konten yang luar biasa:

• Reddit: Buka subreddit aktif tempat audiens target Anda biasa berkunjung. Kemudian cari topik yang cenderung untuk muncul lagi dan lagi. Ini bisa menjadi topik yang besar untuk dibahas dalam posting-an blog atau video. Namun karena di Indonesia situs Reddit sudah diblokir, Anda bisa menggunakan situs forum alternatif lainnya yang jumlahnya banyak di internet.

• Blog Pesaing: Lihat postingan blog, video, dan infografis populer dari blog pesaing Anda. Apa yang sama dengan konten milik Anda? Apa yang dapat Anda tiru (atau tingkatkan kembali)?

• Persona: Persona dapat membantu menyempurnakan jenis konten yang ditelusuri pelanggan target Anda secara online saat mereka tidak menelusuri produk atau layanan Anda.

2. Gunakan Kata Kunci

Sekarang saatnya untuk menggunakan kata kunci yang baik untuk konten Anda. Riset untuk kata kunci adalah permasalahan yang agak rumit. Jadi saya tidak bisa membahas semua yang perlu diketahui tentang menemukan kata kunci disini. Tapi saya bisa memberi Anda beberapa teknik penelitian kata kunci yang cepat bekerja dengan baik saat ini.

Pertama, gunakan Google Suggest untuk menemukan kata kunci long-tail. Hal yang keren dari teknik ini adalah Anda bisa melihat kata kunci yang ditelusuri oleh pengguna lain. Artinya, Anda bisa mencari istilah-istilah yang belum terlalu kompetitif.

Kedua, gunakan Ubersuggest. Alat penelitian kata kunci gratis ini membantu Anda untuk mendapatkan ide kata kunci baru. Alat ini juga memungkinkan Anda mengetahui berapa banyak orang yang mencari kata kunci tersebut di Google setiap bulannya.

Terakhir, ketikkan beberapa kata dan frasa yang berbeda ke dalam AnswerThePublic. Tidak seperti kebanyakan alat kata kunci lainnya, AnswerThePublic berfokus 100% pada pertanyaan yang diajukan pengguna. Jadi, jika Anda ingin membuat konten yang dioptimalkan seputar kata kunci pertanyaan (seperti: "Mengapa content marketing itu penting?"), alat ini sangat bermanfaat bagi Anda.

3. Tulis Konten Yang Komprehensif

Inilah rahasia kecil tentang konten SEO: Jika Anda ingin konten Anda mendapat peringkat di Google, maka konten tersebut harus memiliki nilai lebih.

Dengan kata lain: "konten yang berkualitas" saja tidaklah cukup. Konten Anda harus menjadi hasil terbaik untuk penelusuran tertentu. Faktanya, konten luar biasa adalah kunci sukses SEO.

Bagaimana cara melakukannya? Tulis konten yang komprehensif.

Dengan kata lain: publikasikan konten yang memberikan semua yang mereka butuhkan untuk mencari kata kunci.  Konten yang lebih panjang dapat membantu memberikan lebih banyak informasi kepada Google tentang topik seputar halaman web tersebut. Hal ini membuat mereka lebih yakin bahwa halaman Anda adalah hasil yang relevan untuk kata kunci tersebut.

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, artikel yang berbentuk panjang dapat mencakup lebih dari 300 kata posting-an blog tentang topik yang sama. Artinya, artikel panjang menjawab kueri penelusur dengan lebih baik daripada konten yang pendek.

Konten yang panjang cenderung menarik lebih banyak tautan dan sharing di media sosial daripada konten yang dangkal. Menulis konten yang komprehensif bisa menjadi keunggulan kompetitif bagi Anda. Pesaing Anda mungkin terlalu malas untuk menulis artikel yang mendalam. 

4. Optimalkan untuk Pengguna

Setelah Anda menulis konten, sekarang saatnya mengoptimalkannya untuk pengguna. Terlebih jika Anda ingin membuat konten Anda dapat dengan mudah dikonsumsi publik.

Karena faktanya begini: Jika konten Anda tidak mudah dibaca dan dipahami, maka konten tersebut tidak akan mendapat peringkat pencarian yang baik (Meskipun Anda melakukan strategi on-page SEO secara sempurna).

Hal itu terjadi karena Google sekarang menggunakan "User Experience Signals" (selain sinyal peringkat tradisional, seperti backlink) untuk mencari tahu hasil mana yang layak mendapat peringkat nomor 1 di hasil pencarian (SERP).

Jadi, jika orang menyukai konten Anda, maka bisa saja konten itu akan mendapat peningkatan peringkat di halaman pencarian. Dengan ini, berikut beberapa tips untuk SEO copywriting yang bisa Anda gunakan untuk memastikan konten Anda memuaskan pengguna dan mesin pencari.

Pertama, buat beberapa kalimat pertama dari konten Anda yang benar-benar pendek. Penelitian menunjukkan bahwa orang lebih suka membaca kalimat pendek. Pembaca juga tidak suka blok teks lebar yang menyebar dari satu ujung layar ke ujung lainnya.

Itulah mengapa Anda perlu membuat beberapa kalimat pertama dari setiap artikel dan landing page di situs Anda sangat pendek. Selain itu, hitung 5-10 kalimat pertama di antara margin yang sangat besar sehingga mata orang tidak perlu beralih terlalu jauh.

Kedua, sangat disarankan untuk menambahkan banyak multimedia ke konten Anda. Dengan kata lain: gunakan video, audio, diagram, grafik, media interaktif, kuis, dan infografis. Bila Anda memiliki multimedia yang berkualitas dalam konten Anda, Anda bisa memuaskan sebagian besar orang yang datang ke situs Anda Google, sehingga akan berdampak pada beberapa hal berikut:

• Pengguna yang suka menonton video akan duduk dan menonton video YouTube Anda.

• Pengguna yang suka membaca akan membaca posting-an blog Anda.

• Pengguna yang menjadi audiophile akan memakai headphone mereka kemudian mendengarkan podcast Anda.

Faktanya, dokumen Google Quality Guidlines memberi tahu pengulas untuk mempertimbangkan halaman yang memiliki "konten tambahan" (dalam bentuk kalkulator, unduhan, dan diagram) berkualitas lebih tinggi daripada halaman yang memuat hanya teks saja. Singkatnya, menggunakan multimedia merupakan upaya ekstra yang dapat meningkatkan peringkat pencarian.

Terakhir, gunakan subpos H tag untuk memecah konten Anda. Ini sangat penting untuk konten yang berdurasi panjang. Aturan lainnya yang perlu diikuti adalah menyertakan setidaknya satu subheader untuk setiap 200 kata konten.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA