Tuesday, 5 Zulqaidah 1442 / 15 June 2021

Tuesday, 5 Zulqaidah 1442 / 15 June 2021

Perusakan APK Paslon Sholawat Terekam CCTV

Senin 16 Nov 2020 23:45 WIB

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Karta Raharja Ucu

Pasangan calon dari PKB dan Demokrat: Muhamad Sholihin – Ratnawati

Pasangan calon dari PKB dan Demokrat: Muhamad Sholihin – Ratnawati

Foto: Istimewa
Calon bupati Indramayu, Sholihin, sangat menyayangkan kejadian tersebut

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Aksi perusakan terhadap alat peraga kampanye (APK) milik pasangan calon bupati dan wakil bupati Indramayu, Muhammad Sholihin – Ratnawati (Sholawat), terekam kamera CCTV. Kamera yang terpasang di sekitar APK itu menunjukkan waktu kejadian pada 14 November 2020 pukul 01.38 WIB.

Peristiwa itu terjadi di wilayah Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu. Dalam rekaman video berdurasi 1 menit 33 detik itu terlihat pelaku merupakan dua orang pria yang berboncengan menggunakan sepeda motor.

Pelaku berhenti di depan baliho bergambar paslon Sholawat, yang juga menampilkan tiga foto tokoh pada bagian bawahnya. Salah satunya, foto anggota DPR RI dari Partai Demokrat, Herman Khaeron, yang juga suami dari cawabup Ratnawati.

Pelaku yang dibonceng kemudian turun dari sepeda motor dan langsung menendang baliho tersebut. Namun, pelaku justru jatuh terjengkang dan tak berhasil merobohkan baliho itu. Pelaku bangkit kembali dan langsung merobek baliho tersebut.

Pelaku lain yang sebelumnya mengemudikan sepeda motor juga turun dan terlihat mengambil sebuah ranting pohon yang tak jauh dari baliho. Pelaku kemudian memukulkan ranting pohon beberapa kali ke arah permukaan baliho.

Pelaku lantas buru-buru menarik dan merobek permukaan baliho. Akibatnya, baliho bergambar paslon nomor urut 1 itu rusak.

Menanggapi hal itu, calon bupati Indramayu, Sholihin, sangat menyayangkan kejadian tersebut. Dia menilai, kasus itu sudah masuk ranah pidana.

"Kami sedang mengkaji dan barang buktinya sudah ada," tukas Sholihin, Ahad (15/11).

Sementara itu, Tim Pemenangan Paslon Sholawat, Herman Khaeron, mengatakan, rekaman CCTV itu akan dijadikan barang bukti untuk pelaporan kepada polisi. Pria yang akrab disapa Hero itu mengungkapkan, aksi perusakan APK milik paslon Sholawat tak hanya terjadi di Kecamatan Karangampel.

Namun juga di wilayah lain, seperti Pamayahan, Kedokanbunder, Losarang dan Lohbener. Dia menilai, aksi perusakan terjadi secara masif.

"Kami minta agar seluruh kader, relawan dan pendukung dapat menahan diri," kata Hero.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA