Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Liverpool Krisis di Lini Belakang, Apa Solusi Klopp?

Jumat 13 Nov 2020 16:40 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Muhammad Akbar

Juergen Klopp

Juergen Klopp

Foto: EPA-EFE/PAOLO MAGNI
badai cedera mulai mengganggu Liverpool.

REPUBLIKA.CO.ID,  LIVERPOOOL -- Liverpool mengalami permasalahan di sektor pertahanan. Sebenarnya situasi tersebut sudah tercium sejak bursa transfer musim panas 2020 lalu.

Kubu the Reds melepas Dejan Lovren. Herannya manejemen Merseyde Merah tidak mencari pengganti bek tengah asal Kroasia itu.

Jika melihat komposisi Liverpool dalam situasi normal, tanpa Lovren tak jadi masalah. Mereka memiliki Virgil van Dijk, Joe Gomez, juga Joel Matip.

Bahkan Fabinho yang adalah seorang gelandang bisa dimainkan sebagai bek tengah. Klopp juga mempunyai pelapis palang pintu belia, dalam diri Nathaniel Phillips, serta Rhys Williams.

Lebih dari cukup. Namun, perlahan tapi pasti, badai cedera mulai mengganggu Liverpool.

Dimulai dari Matip. Eks penggawa Schalke 04 itu sempat tidak bermain di dua pertandingan beruntun selama 14 bulan. Kebugaran yang bersangkutan memprihatinkan.

Klopp lantas mengeluarkan celotehan. "Bersiaplah untuk solusi kreatif di saat yang tepat, tetapi berharap itu tak pernah terjadi," ujar pelatih berkebangsaan Jerman ini dua bulan lalu, dikutip dari the National, Jumat (13/11).

Maksudnya, ia memahami kerisauan penggemar yang menginginkan pengganti Lovren. Ia juga mengantisipasi kalau-kalau bukan cuma Matip yang bermasalah kebugarannya.

Rupanya, kekhawatiran Klopp terbukti tepat. Belakangan sederet pemain bertahan Liverpool masuk ruang perawatan.

Virgil van Dijk cedera lutut parah. Kapten Belanda itu diprediksi absen di sisa musim ini.

Kemudian hamstring Fabinho bermasalah. Teranyar, Gomez ikut-ikutan terkapar.

Sebelumnya Trent Alexander-Arnold juga mengalami cedera betis. Namun titik kesialan the Kop terletak di bek tengah.

"Permasalahan sudah muncul. Klopp harus kreatif," tambah laporan dari the National.

Bagaimana langkah sang arsitek selanjutnya. Ia hanya memiliki Matip sebagai palang pintu senior yang tersedia.

Liverpool sedang berjaya di Eropa. Dengan mengantongi sembilan poin dari tiga pertandingan, the Reds unggul empat angka atas Ajax Amsterdam di tangga kedua.

Kemungkinan the Reds melaju ke babak 16 besar terbuka lebar. Oleh karenanya, Klopp diprediksi tidak menggunakan jasa Matip di tiga matchday terakhir penyisihan grup kompetisi terelit benua biru. Ia bisa mengandalkan Williams dan Phillips.

Kemudian beberapa gelandang juga siap-siap mengikuti jejak Fabinho. Artinya, mereka bisa dipasang sebagai bek tengah dadakan.

Klopp pernah menempatkan Georginio Wijnaldum di area pertahanan saat Liverpool berhadapan dengan Brighton and Hove Albion. Masih ada kapten Jordan Henderson yang berperan sebagao palang pintu the Reds pada semifinal Piala Dunia Antar Klub 2019 lalu.

Selanjutnya, James Milner berpotensi mengisi pos Arnold. Kendati terlahir sebagai seorang pemain tengah, beberapa kali Milner tampil impresif di sektor bek sayap.

Klopp bakal melalukan beberapa eksprimen lewat perubahan posisi sejumlah nama di atas. Muaranya sebagai sebuah solusi kreatif dalam menyikapi permasalahan defensif awak Merseyde Merah.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA