Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

Pengadaan Vaksin Covid-19, OJK Yakin Ekonomi Bangkit

Selasa 10 Nov 2020 15:57 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Friska Yolandha

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut pengadaan vaksin Covid-19 dapat memberikan confidence bagi sektor usaha. Saat ini sektor jasa keuangan pun siap mendukung sektor usaha yang mulai bangkit.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut pengadaan vaksin Covid-19 dapat memberikan confidence bagi sektor usaha. Saat ini sektor jasa keuangan pun siap mendukung sektor usaha yang mulai bangkit.

Foto: istimewa
Sejauh ini, likuiditas sektor jasa keuangan cukup untuk memberikan pembiayaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut pengadaan vaksin Covid-19 dapat memberikan confidence bagi sektor usaha. Saat ini sektor jasa keuangan pun siap mendukung sektor usaha yang mulai bangkit.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan pemulihan sektor ekonomi pun tinggal masalah waktu saja. “Ini akan memberikan sentimen positif bagi pengusaha untuk bangkit, kami yakin bisa,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (10/11).

Baca Juga

Berdasarkan data OJK per September 2020, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) naik 12,88 persen menjadi Rp 6,651 triliun. Hal ini menandakan likuiditas sektor jasa keuangan masih cukup untuk memberikan pembiayaan kepada sektor usaha.

Tak hanya sektor usaha yang melakukan produksi tetapi juga sektor usaha yang melakukan kegiatan ekspor, suplai barang-barang ekspor diyakini akan tumbuh setelah adanya vaksin pasca penurunan yang cukup drastis selama ini.

Tercatat penyaluran kredit per September 2020 hanya tumbuh 0,12 persen menjadi Rp 5.531 triliun. Angka pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan Agustus 2020 sebesar 1,04 persen.

Kemudian kredit modal kerja dan konsumtif masih turun tetapi menunjukkan perkembangan positif pada September 2020. Tercatat kredit modal kerja tumbuh 0,08 persen dibandingkan dengan bulan lalu minus 2,78 persen dan kredit konsumsi tumbuh 0,55 persen pada September 2020.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA