Sunday, 15 Zulhijjah 1442 / 25 July 2021

Sunday, 15 Zulhijjah 1442 / 25 July 2021

Nasib Karier Ivanka Trump Usai Ayahnya Kalah dari Biden

Selasa 10 Nov 2020 07:14 WIB

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Dwi Murdaningsih

Ivanka Trump.

Ivanka Trump.

Foto: AP
Ivanka Trump selama ini bekerja sebagai penasihat presiden.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Putri Donald Trump, Ivanka Trump tampaknya akan bekerja sebagai artis reality show setelah tak lagi berada di Gedung Putih. Kekalahan ayahnya, Donald Trump dari Joe Biden membuat Ivanka Trump tidak hanya kehilangan posisi putri orang nomor satu tetapi juga pekerjaannya sebagai penasihat presiden.

Selama Trump menjabat di Gedung Putih, Ivanka Trump bekerja sebagai 'penasihat presiden'. Konon, tugasnya berfokus pada pendidikan dan pemberdayaan ekonomi wanita.

Sebelumnya, dia mengawasi pengembangan dan akuisisi untuk perusahaan real estate ayahnya, Trump Organization, dan memiliki lini pakaian mode. Dia juga muncul sebagai hakim ruang rapat di reality show Trump, The Apprentice.

Fakta bahwa hampir seluruh sejarah profesionalnya terkait dengan ayahnya, menimbulkan pertanyaan: Apa yang akan dia lakukan setelah ini?

Kemungkinan besar Ivanka akan kembali ke Trump Organization. Namun, seperti dilaporkan di The Guardian, Selasa (10/11), itu mungkin bukan tempat kerja yang paling stabil ketika Trump meninggalkan Gedung Putih. Kantor kejaksaan Manhattan sedang melakukan penyelidikan pengembalian pajak Trump dan terkait tindakan kriminal yang ekstensif di Trump Organization.

Kantor jaksa agung Negara Bagian New York juga sedang menyelidiki apakah Trump Organization dan agen-agennya dengan curang meningkatkan nilai real Seven Springs, sebuah properti di utara Kota New York.

Kembali ke dunia mode juga tampaknya tidak mungkin untuk Ivanka. Ivanka Trump mengumumkan penutupan lini modenya pada Juli 2018, dengan alasan sibuk sebagai penasihat presiden.

Baca Juga

Kondisi lini mode tersebut juga sudah tidak menjanjikan sebelum ditutup karena kinerja yang buruk. Ada juga kampanye yang menargetkan peritel online lini mode Ivanka, meminta mereka untuk tidak menjual merek tersebut sebagai protes atas kebijakan pemerintahan Trump.

Menurut sumber dari majalah AS, Ivanka mendapatkan banyak tawaran untuk tampil di televisi, bahkan sebelum hasil Pemilu selesai dihitung. Apalagi sebelumnya anak-anak Trump menjadi terkenal karena muncul di acara The Celebrity Apprentice di samping ayah mereka.

"Bagi anak-anak untuk kembali ke acara TV seharusnya tidak menjadi kejutan dan juga fakta bahwa Ivanka adalah anggota keluarga yang mendapatkan penawaran paling banyak, termasuk minat dari Dancing With the Stars," jelas sumber tersebut.

Ivanka disebut-sebut bisa membintangi acaranya sendiri. Namun, pernyataan Ivanka Trump baru-baru ini menunjukkan minat yang berkelanjutan dalam kehidupan publik, bahkan berpotensi politik.

Dalam wawancara pekan lalu, Ivanka mengatakan dirinya seorang pragmatis dalam segala hal. Mirip dengan keyakinan ayahnya bahwa politik adalah tentang orang-orang daripada partai, Ivanka Trump dilaporkan mengatakan dia diidentifikasi sebagai "Trump-Republikan".

Terlepas dari apa yang akhirnya dilakukan Ivanka Trump, dia akan mendapatkan hasil yang lebih baik daripada jutaan orang Amerika yang menganggur selama pandemi. Ivanka dan suaminya mencatatkan kekayaan sekitar 36 juta dolar AS - 157 juta dolar AS (sekitar Rp 513 miliar hingga 2,3 triliun) untuk tahun 2019.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA