Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Gerindra: Pilpres AS Jadi Pelajaran Pilwali Surabaya 2020

Senin 09 Nov 2020 10:52 WIB

Rep: jatimnow.com/ Red: jatimnow.com

.

.

Di Pilpres AS, pejawat Donal Trump dikalahkan Joe Biden.

jatimnow.com - Partai Gerindra Kota Surabaya mengumpulkan para kader hingga koordinator kelurahan, untuk bergerak bersama memenangkan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno.

Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) pun bisa menjadi pelajaran di pemilihan wali kota (Pilwali) Surabaya 2020.

Acara Pemantapan PAC dan Ranting/Korkel Partai Gerindra dalam Pemenangan Pilwali Kota Surabaya 2020 itu dihadiri Plt Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur Anwar Saddad, Ketua DPC Gerindra Kota Surabaya Sutadi serta calon wali kota Machfud Arifin, di Hotel Mercure, Ahad (8/11) malam.

"Haqul yakin wali kota kita Bapak Machfud Arifin," kata Anwar Saddad yang langsung disambut kata 'Aamiin' oleh para kader Partai Gerindra tingkat kota, kecamatan hingga kelurahan.

Saddad yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur mengatakan, Pemilihan Presiden AS 2020 bisa menjadi pelajaran dan diambil hikmahnya untuk diterapkan di pemilihan wali kota Surabaya.

Di Pilpres AS, pejawat Donal Trump dikalahkan oleh Joe Biden. Trump dari Partai Republik hanya memperoleh suara elektoral 214, sedangkan Joe Biden dari Partai Demokrat mendapatkan elektoral votes 290.

"Hasil Pilpres di AS menjadi pelajaran tertinggi. Ternyata perubahan itu bisa dilakukan tanpa harus mengubah, misalnya kita melakukan penetrasi ke kantong merah yang dikatakan merah beranang," katanya.

"Saya kira tidak ada salahnya kita ngomong, nggak popo koen tetep merah beranang, tapi wali kota e, wali kota seng anyar Machfud Arifin. (Tidak apa-apa kamu tetap merah menyala, tapi wali kotanya, wali kota yang baru Machfud Arifin). Dan ini terbukti, yang menang di Amerika adalah Joe Biden dari Partai Demokrat. Saya kira ini bisa kita adaptasikan dalam situasi Pilwali," tambahnya.

Saddad mengintruksikan kepada seluruh kader Partai Gerindra untuk bergerilya dan penetrasi ke kantong-kantong merah (basisnya PDIP), untuk mengajak mereka memilih paslon nomor 2 Machfud Arifin-Mujiaman (Maju).

"Nggak apa silahkan penetrasi ke merah beranang, karena ini pilwali bukan pemilihan legislatif. Nanti pileg (pemilihan legislatif) urusan lain. Sampaikan, silahkan anda tetap dengan partai anda, tetapi dalam konteks pilwali nggak ada kata lain kita harus ganti wali kota," ujarnya.

Plt Ketua DPD Gerindra Jatim terus membakar semangat para kader Gerindra untuk memenangkan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota yang diusung Gerindra, Machfud Arifin-Mujiaman.

"Kita teguhkan tekad kita. Saya sampaikan, tiga hari lalu saya dipanggil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra. Dan kita konsisten bahwa, siapapun pasangan calon (kepala daerah) yang telah diusung secara resmi dan diputuskan oleh Ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina Bapak Prabowo Subianto, mutlak wajib kita menangkan," jelasnya.

"Siap memenangkan dan mengantarkan Pak Machfud Arifin dan Pak Mujiaman sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya," tanya Saddad.

"Siap," jawab seluruh kader Partai Gerindra Kota Surabaya.

Sementara itu, Machfud Arifin mengajak Partai Gerindra, partai pengusung, partai pendukung dan relawannya untuk terus bergerak memenangkan Pemilihan Wali Kota Surabaya 9 Desember 2020.

"Jangan dianggap remeh. Waktu tinggal 31 hari. Besok sudah 30 hari, kita akan menentukan Surabaya ke depan," ujarnya.

"Surabaya harus menjadi maju kotane dan makmur wargane," tegas Machfud Arifin.

Usai acara, para kader Partai Gerindra dengan semangat ingin berfoto bersama dengan Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin.

Mantan Kapolda Jatim itu dengan ramah melayani permintaan para kader Gerindra.

Pilwali Surabaya 9 Desember 2020 diikuti dua pasangan calon wali kota dan wakil wali kota. Paslon nomor urut 1 Eri Cahyadi-Armudji (Erji) diusung oleh PDIP dan didukung PSI.

Sedangkan paslon nomor urut 2 Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno (Maju) diusung koalisi 8 partai, PKB, PAN, Gerindra, Demokrat, PPP, NasDem, Golkar dan PKS. Serta partai pendukung Perindo.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan jatimnow.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab jatimnow.com.
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA