Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

Trudeau: Selamat pada Joe Biden dan Kamala Harris

Ahad 08 Nov 2020 06:21 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Indira Rezkisari

Seorang wanita di Ballina, Irlandia, memegang bendera Amerika sebagai bentuk antisipasi hasil pemilu AS, Sabtu (7/11). Moyang Joe Biden disebut berasal dari Irlandia. Kemenangan Biden disambut oleh publik di berbagai negara.

Seorang wanita di Ballina, Irlandia, memegang bendera Amerika sebagai bentuk antisipasi hasil pemilu AS, Sabtu (7/11). Moyang Joe Biden disebut berasal dari Irlandia. Kemenangan Biden disambut oleh publik di berbagai negara.

Foto: Brian Lawless/PA via AP
Trudeau menyatakan harapannya bekerja sama dengan Biden Harris.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Joe Biden dan Kamala Harris dari Partai Demokrat berhasil merebut kursi kepresidenan Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (7/11). Kemenangan ini pun menghasilkan banjir ucapan dari banyak kepala negara dan pemerintahan di seluruh dunia.

Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, langsung menyampaikan ucapan selamat atas terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden kepada Biden dan Harris. Mereka akan melanjutkan pemerintahan setelah Donald Trump kalah melanjutkan memperoleh 270 suara electoral college.

“Atas nama Pemerintah Kanada, saya mengucapkan selamat kepada Joe Biden dan Kamala Harris atas terpilihnya mereka sebagai Presiden dan Wakil Presiden Amerika Serikat berikutnya. Kanada dan Amerika Serikat menikmati hubungan yang luar biasa, yang unik di panggung dunia,” ujar Trudeau.

Trudeau menyatakan harapan dapat bekerja sama secara baik dengan pemerintahan Biden dan Harris. Terpilihnya sosok baru ini bisa membuat kedua negara menghadapi tantangan terbesar bersama-sama.

“Saya menantikan kerja sama di masa depan dengan Presiden Biden. Persahabatan trans-Atlantik kita tidak tergantikan jika kita ingin menguasai tantangan besar di zaman kita," ujar Kanselir Jerman, Angela Merkel. Jerman menyatakan keinginan berinvestasi dalam kerja antara kedua negara untuk memulai kembali transatlantik dan Kesepakatan Baru.

Sedangkan Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, mengatakan, AS merupakan sekutu penting Inggris. Dengan terpilihnya Biden, dia berharap dapat bekerja sama secara erat dari perubahan iklim hingga perdagangan, dan keamanan

“Selamat kepada Joe Biden atas pemilihannya sebagai Presiden Amerika Serikat dan kepada Kamala Harris atas pencapaian bersejarahnya," ujar Johnson merujuk kepada posisi Harris sebagai perempuan pertama yang menduduki jabatan tersebut.

Sedangkan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, mengulurkan tangan untuk melakukan kerja sama dalam mengatasi tantangan yang saat ini sedang dihadapi dunia. Tawaran serupa pun muncul dari India, Narendra Modi.

“Selamat sedalam-dalamnya @Kamalaarris! Keberhasilan Anda sungguh luar biasa, dan merupakan kebanggaan yang sangat besar tidak hanya untuk anak-anak Anda, tetapi juga untuk semua orang India-Amerika," ujar Modi atas keberhasilan Harris. Modi menyanjung Harris dengan menyatakan keyakinan, hubungan India-AS yang baik akan semakin kuat dengan dukungan dan kepemimpinannya.

Uni Eropa, NATO, Pakistan, Spanyol, Ukraina, Irlandia, Polandia, dan beberapa negara lain pun menyampaikan atas terpilihnya pasangan dari Demokrat itu. Mereka memiliki harapan keduanya bisa memperbaiki hubungan dan mendukung kerja sama, dilansir dari Reuters.


BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA