Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Pengrajin Sulaman di Agam Beralih ke Kuliner

Sabtu 07 Nov 2020 16:08 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Andi Nur Aminah

Usaha kuliner rendang (ilustrasi)

Usaha kuliner rendang (ilustrasi)

Foto: Republika/Edi Yusuf
Alih usaha ini dilakukan sejumlah UMKM di Kota Agam agat tetap bisa bertahan.

REPUBLIKA.CO.ID, AGAM -- Pandemi Covid-19 yang tidak berkesudahan membuat pelaku UMKM harus berpikir kreatif demi bertahan hidup. Seperti pelaku UMKM kerajinan sulaman di Kapeh Panji Taluak, Kecamatan Banuhampu, Kabupayen Agam, yang memilih beralih ke usaha kuliner secara daring supaya perekonomian keluarga tetap aman.

“Saya mulai beralih berjualan makanan sejak April lalu, karena produk sulaman permintaannya bisa dikatakan tidak ada," kata pengrajin sulaman Henni Bahar, Sabtu (7/11).

Kini Henni beralih ke usaha rendang, kerupuk karak kaliang, kerupuk jamang dan jenis makanan lainnya sesuai permintaan. Penjualan produk kuliner ini dilakukan secara daring. Seperti melalui akun Instagram, Facebook dan Whatsapp

Baca Juga

Henni merasa penjualan produk kuliner melalui online cukup mudah karena ia dapat berinteraksi langsung dengan konsumen. Henni menceritakan ketika belum pandemi, omzet usaha kerajinan yang ia geluti beromzet sampai Rp 10 juta per bulan. Kini dengan usaha kuliner, omzet yang ia dapatkan berkisar dari Rp 3 juta hingga Rp 5 juta saja perbulan. Meski begitu, Henni tetap bersyukur melalui usaha kuliner, ia mampu bertahan dan menghidupi keluarganya.

Pesanan produk kuliner yang dihasilkan Henni ini tidak hanya untuk Sumatra Barat. Ia sudah mendapat orderan dari luar provinsi seperti dari Bandung, Pekanbaru, dan kawasan Jabodetabek.

"Harga jualannya pun bervariasi. Menurutnya, makanan seperti kerupuk kamang seharga Rp 30 ribu per kilogram. Konsumen yang memesan juga ada sebagian dari pelanggan kerajinan kami dahulu," ucap Henni.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA