Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

Umuh: Keuangan Persib Masih Aman

Sabtu 07 Nov 2020 02:23 WIB

Rep: Hartifiany Praisa/ Red: Agung Sasongko

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar, di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Selasa (3/11).

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar, di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Selasa (3/11).

Foto: Republika/Hartifiany Praisra
Persib meliburkan tim selama dua bulan ke depan.

REPUBLIKA.CO.ID,  BANDUNG -- Kompetisi Liga 1 2020 kembali diundur hingga awal 2021 mendatang. Keputusan ini membuat Persib meliburkan tim selama dua bulan ke depan.

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar menyebut sudah mendapatkan informasi mengenai kompetisi dimulai pada Februari 2021 mendatang.

Baca Juga

"Mudah-mudahan Januari ada kabar lagi dan Pilkada beres dengan lancar. Mudah-mudahan di 2021 sepak bola Indonesia melejit," kata Umuh, Kamis (5/11).

Umuh menyebut waktu dua bulan itu Persib akan tetap memberikan hak pemain. Dia mengakui Persib tidak ada masalah berarti dari segi finansial.

"Persib kemungkinan tidak ada masalah dan ada bantuan pribadi dari Pak Glen (Direktur Utama PT PBB, Glen Sugita), karena sudah jelas kalau dari sponsor berkurang," tegas Umuh.

Umuh mengakui pendapatan Persib memang hilang banyak sejak kompetisi dihentikan. Karena bagaimanapun pendapatan terbesar Persib adalah di pertandingan. Namun manajemen tetap berusaha mencari solusi agar klub selalu kondusif.

"Untuk sampai 2021 masih aman karena ada beberapa (sponsor) yang terikat kontrak," kata Umuh.

Pendapatan Persib lainnya, merchandise pun disebut Umuh dalam keadaan aman. Umuh berterima kasih karena Bobotoh tetap mendukung Persib dengan caranya sendiri.

"Kalau untuk Persib masih lumayan, dilihat dari penjualan jersey masih lumayan laku, bahkan ada yang sampai borong," kata Umuh.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA