Rabu 04 Nov 2020 20:40 WIB

Siap-Siap, Destinasi Wisata Domestik Diserbu di Akhir Tahun

Destinasi wisata domestik menjadi incaran wisatawan untuk liburan akhir tahun

Red: Nur Aini
Sejumlah warga berwisata di Tebing Keraton, Ciburial, Kabupaten Bandung, Ahad (1/11). Kawasan wisata Tebing Keraton ramai dikunjungi wisatawan saat libur cuti bersama dan Maulid Nabi Muhammad SAW meskipun masih dalam masa pandemi Covid-19.
Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
Sejumlah warga berwisata di Tebing Keraton, Ciburial, Kabupaten Bandung, Ahad (1/11). Kawasan wisata Tebing Keraton ramai dikunjungi wisatawan saat libur cuti bersama dan Maulid Nabi Muhammad SAW meskipun masih dalam masa pandemi Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tujuan wisata domestik yang selama ini populer di kalangan wisatawan diprediksi masih menjadi incaran untuk liburan akhir 2020.

John Safenson, VP of Market Management Traveloka Accommodation, mengungkapkan tempat-tempat yang sedang banyak dicari oleh konsumen biro perjalanan daring tersebut.

Baca Juga

"Akhir tahun di semua destinasi pencariannya tinggi, terutama Bali dan tempat-tempat di Jawa seperti Bandung sudah mulai meningkat," kata John dalam konferensi pers virtual, Rabu (4/11).

Meski tingkat pencarian bertambah, keputusan untuk memesan tergantung apakah situasi kondusif untuk berlibur.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenparekraf meluncurkan kampanye #DiIndonesiaAja untuk mendorong pergerakan dari mulai titik terdekat (staycation) hingga antar pulau di Indonesia. Pergerakan wisatawan diharapkan dapat membangun kembali perekonomian melalui konsumsi sektor pariwisata di destinasi.

John memprediksi wisata domestik masih jadi andalan para pelancong tahun depan, yang berkembang adalah jarak yang ditempuh. Masyarakat yang mulai berwisata dengan staycation akan mulai mencoba road trip, kemudian perjalanan antarkota, antarprovinsi hingga antar pulau.

Hal serupa diutarakan oleh VP Marketing Traveloka Accommodation Shirley Lesmana yang memprediksi masyarakat perlahan akan mulai berani bepergian jarak jauh.

"Kami harap itu akan memulihkan pariwisata lebih cepat karena tamu-tamu datang dari luar pulau," kata Shirley.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo mengatakan akan terus mengoptimalkan potensi pariwisata domestik di tengah kontraksi ekonomi akibat pandemi Covid-19.

“Kita mempersiapkan diri untuk mendorong kembali kebangkitan pariwisata pascapandemi Covid-19, negara-negara yang bertumpu pada pariwisata juga melakukan hal yang sama untuk memulihkan kinerja sektor pariwisatanya,” kata Angela.

Ia mengatakan, pihaknya juga berupaya mengoptimalkan potensi pariwisata domestik termasuk memulihkan kinerja pariwisata dengan terlebih dahulu fokus pada wisatawan nusantara. Upaya itu didukung dengan kampanye wisata aman dengan protokol CHSE melalui kampanye Indonesia Care.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement