Monday, 28 Ramadhan 1442 / 10 May 2021

Monday, 28 Ramadhan 1442 / 10 May 2021

MUI Ajak Presiden Prancis Belajar Toleransi di Indonesia

Senin 02 Nov 2020 16:25 WIB

Rep: Havid Al Vizki/ Red: Wisnu Aji Prasetiyo

Peserta aksi dari Forum Ukhuwah Islamiyyah (FUI) menggelar aksi unjuk rasa di Titik Nol Yogyakarta.

Foto: Wihdan Hidayat / Republika
EMBED
MUI mengimbau agar Emmanuel Macron belajar toleransi di Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengusulkan agar seluruh organisasi Islam menekan Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk segera mencabut pernyataannya. Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum MUI Bidang Hubungan Luar Negeri, Muhyiddin Junaidi, kepada Republika TV.

Ia mengatakan, kalau sudah ada proses boikot produk, tentu hal itu akan berdampak pada perekonomian. Bukan hanya perekonomian Prancis, melainkan semua negara.

Lalu, menurutnya, tentu bisa berdampak ke para pekerja dari produk tersebut. Untuk itu, Muhyiddin menambahkan, Indonesia harus berada di garda terdepan menyelesaikan permasalahan tersebut. Bahkan, MUI meminta Macron belajar toleransi di Indonesia.

 

 

Video Editor | Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

 
 

BERITA LAINNYA