Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Ada 494 Ribu Pemilih Pemula di Bengkulu

Senin 02 Nov 2020 13:52 WIB

Red: Gilang Akbar Prambadi

Ilustrasi Pilkada Damai, Pilkada Serentak

Ilustrasi Pilkada Damai, Pilkada Serentak

Foto: Republika/Prayogi
Pilkada Bengkulu diikuti tiga pasangan calon.

REPUBLIKA.CO.ID, BENGKULU - Ketua Komisoner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu Irwan Saputra menyebutkan terdapat 494.794 orang atau 36 persen pemilih baru atau pemilih pemula dalam daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 1.374.430 jiwa pada pemilihan kepala daerah di Bengkulu pada Desember 2020.

"Kurang lebih ada sebanyak 494.794 orang pemilih baru atau dari kalangan milenial," kata Irwan di Bengkulu, Senin.

Menurut Irwan, dengan jumlah tersebut, pemilih pemula memiliki kontribusi suara yang cukup besar dalam penentuan calon kepala daerah terpilih di wilayah Provinsi Bengkulu.

Untuk itu, ia mengatakan edukasi terhadap pemilih pemula perlu terus ditingkatkan sehingga mereka yakin untuk menggunakan hak pilihnya pada pemilihan kepala daerah.

"Termasuk tim pemenangan calon kepala daerah juga perlu menyasar para pemilih milenial ini bila ingin mendapat suara dan hati mereka," katanya.

Sementara itu, dari jumlah DPT diketahui ada sebanyak 695.761 jiwa pemilih berjenis kelamin laki-laki dan 678.669 jiwa perempuan yang termasuk dalam 129 kecamatan atau 1.513 desa dan kelurahan.

Irwan mengatakan, sejauh ini KPU telah menyiapkan Tempat Pemungutan Suara (TS) sebanyak 4.341 yang tersebar di seluruh Provinsi Bengkulu.

Selain itu, untuk memastikan para pemilih ini dapat menggunakan hak pilihnya, masyarakat bisa langsung mengecek data dirinya apakah sudah terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) secara online melalui link https://lindungihakpilihmu.kpu.go.id/.

Diketahui, Pilkada 2020 Provinsi Bengkulu diikuti tiga pasangan calon yakni nomor urut satu terdapat pasangan Helmi Hasan-Muslihan DS, pasangan nomor urut dua Rohidin Mersyah-Rosjonsyah dan pasangan nomor urut tiga Agusrin M Najamudin-Imron Rosyadi.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA