Friday, 13 Zulhijjah 1442 / 23 July 2021

Friday, 13 Zulhijjah 1442 / 23 July 2021

Pria Bersenjata Pedang Serang Quebec, Dua Orang Meninggal

Ahad 01 Nov 2020 18:08 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Nur Aini

(Ilustrasi) bendera Kanada

(Ilustrasi) bendera Kanada

Foto: wikipedia.org
Dua orang meninggal akibat ditikam pedang di Old Quebec, Kanada

REPUBLIKA.CO.ID, QUEBEC -- Pihak berwenang Quebec, Kanada melaporkan, bahwa setidaknya dua orang tewas setelah ditikam seorang pria dengan pedang, Ahad (1/11) waktu setempat. Pria tersebut mengenakan pakaian abad pertengahan saat melakukan aksinya.

"Lima orang lainnya terluka, dan seorang pria berusia pertengahan 20-an ditangkap tak lama sebelum pukul 01.00," kata petugas polisi dilansir laman BBC, Ahad (1/11).

Baca Juga

Polisi kemudian mengimbau warga untuk tetap di dalam rumah mengunci pintu rapat saat penyelidikan sedang dilakukan. Serangan tersebut terjadi di lingkungan Old Quebec yang bersejarah.

Laporan pertama tentang insiden di dekat Parliament Hill datang sesaat sebelum pukul 22.30 waktu setempat. Setelah penangkapan pelaku di dekat kawasan bisnis Espace 400e, pria itu dibawa ke rumah sakit. Kelima korban luka juga dirawat di rumah sakit.

"Atas nama polisi Kota Quebec, saya ingin menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada orang yang dicintai dan keluarga dari orang-orang yang meninggal hari ini," ujar juru bicara polisi Kota Quebec Etienne Doyon dikutip laman CBC.

Doyon tidak menjelaskan apakah tersangka tercatat memiliki kriminal di kepolisian ataupun jika serangan itu bersifat acak. Dia mengimbau agar masyarakat tetap berada di rumah dan menghubungi kepolisian jika memiliki informasi.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA