Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Lonjakan Kasus Covid-19 di Malaysia Buat PM Muhyiddin Gusar

Ahad 01 Nov 2020 04:42 WIB

Red: Nidia Zuraya

PM Malaysia Muhyiddin Yassin

PM Malaysia Muhyiddin Yassin

Foto: EPA
Dalam sebulan terkahir terjadi penambahan 20 ribu kasus positif Covid-19 di Malaysia.

REPUBLIKA.CO.ID,  KUALA LUMPUR -- Perdana Menteri Malaysia Tan Sri Muhyiddin Yassin memandang serius tren mendadak peningkatan kasus-kasus positif Covid-19 di Malaysia. Otoritas kesehatan Malaysia mencatat tambahan 20 ribu kasus Covid-19 hanya dalam waktu satu bulan.

"Dibandingkan sebelumnya 10.576 kasus dalam tempo enam bulan. Jumlah keseluruhan kasus positif hingga 30 Oktober 2020 ialah 30.090 kasus dengan 246 kematian," ujarnya dalam pidato khusus Covid-19 di Putrajaya, Sabtu (31/10).

Muhyiddin mengatakan sejauh ini Sabah mencatatkan jumlah kasus yang tertinggi yaitu 13.701 kasus sedangkan negeri-negeri (provinsi) lain mencatatkan lebih seribu kasus ialah Selangor 4.360 kasus, Kuala Lumpur 2.991 kasus, Kedah 2.080 kasus dan Negeri Sembilan 1.516 kasus.

"Peta Sabah dan Selangor menunjukkan hampir keseluruhan kawasan telah menjadi merah yaitu kawasan-kawasan yang mencatatkan kasus Covid-19 melebihi 40 kasus," katanya.

Negeri-negeri yang dahulunya berstatus hijau, yaitu tidak langsung kasus positif Covid-19 seperti Perak, Negeri Sembilan dan Melaka telah menjadi kuning dan sebagian kawasan telah bertukar menjadi merah.

"Peningkatan kasus Covid-19 secara mendadak telah memberi tekanan kepada para 'frontliners' kita. Di negeri Sabah saja lebih 300 petugas barisan depan telah terjangkit Covid-19 dan lebih 1.200 petugas dikarantina," katanya.

Dia mengatakan terdapat anggota polisi yang terjangkit Covid-19 dan sejauh ini hampir 11.000 anggota terpaksa dikarantina sehingga keadaan ini menambah kekangan pasukan polisi terutamanya bagi mereka yang bertugas di barisan depan.

"Pemerintah memandang serius perkembangan ini. Sejak sebulan yang lalu, saya memimpin Sidang Khusus Majelis Keselamatan Negara Mengenai Pengurusan Covid-19 hampir setiap hari," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA