Saturday, 15 Rajab 1442 / 27 February 2021

Saturday, 15 Rajab 1442 / 27 February 2021

JK: PMI Siap Kirim Relawan untuk Gempa Turki

Sabtu 31 Oct 2020 12:54 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Esthi Maharani

Gampa Turki

Gampa Turki

Foto: ANADOLU AGENCY/EPA-EFE/Mehmet Emin Menguarsla
JK mengatakan, PMI akan siap mengirimkan relawannya untuk membantu Turki

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) menyampaikan keprihatinan dan berbelasungkawa atas gempa bumi yang mengguncang kawasan pesisir barat Turki. Gempa berkekuatan 7,0 skala Richter itu mengakibatkan jatuhnya korban dan kerusakan di sebagian wilayah pesisir barat Turki.

"Tentu kita prihatin dan belasungkawa atas gempa yang terjadi di Turki, kita juga di Indonesia selalu terkena gempa tapi di Turki ini agak besar sedikit karena banyak yang meninggal. Karena itu kami Palang  Merah Indonesia berbelasungkawa untuk itu,” ujar JK dalam keterangan yang diterima Republika, Sabtu (31/10) usai memberikan pengarahan kepada pengurus dan relawan Covid PMI Bali di Markas PMI Bali, Denpasar.

JK mengatakan, PMI akan siap mengirimkan relawannya untuk membantu evakuasi apabila dibutuhkan. Apalagi menurutnya, Turki adalah salah satu negara yang membantu Aceh saat dilanda Gempa dan Tsunami  pada tahun 2004 silam.

“Kami siap membantu apabila benar benar dibutuhkan. Karena Turki ini salah satu negara yang membantu kita waktu Tsunami Aceh pada 2004 silam," ujarnya.

Sebelumnya Gempa berkekuatan 7,0 skala Richter mengguncang kawasan pesisir barat Turki, berdekatan dengan Pulau Samos, Laut Aegean. Titik gempa berada pada jarak 11 mil (17 kilometer) dari pesisir barat Turki dan menggoncang pada pukul 13.51 waktu setempat.

Gempa diketahui mengakibatkan 19 orang tewas di Turki dan Yunani. Gempa ini juga mengakibatkan sejumlah bangunan runtuh dan mendatangkan gelombang pasang yang menghantam kawasan pantai dan kepulauan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA