Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

'Penyelenggara Haji dan Umrah Keluhkan Pidana UU Ciptaker'

Sabtu 31 Oct 2020 07:32 WIB

Red: Ratna Puspita

[Ilustrasi Jamaah melakukan tawaf] Anggota Badan Legislasi DPR RI, Bukhori Yusuf, mengatakan sejumlah asosiasi penyelenggara ibadah haji dan umrah (PIHU) mengeluhkan pidana kurungan hingga 10 tahun atau denda paling banyak Rp5 miliar dalam Undang-Undang (UU) Cipta Kerja.

[Ilustrasi Jamaah melakukan tawaf] Anggota Badan Legislasi DPR RI, Bukhori Yusuf, mengatakan sejumlah asosiasi penyelenggara ibadah haji dan umrah (PIHU) mengeluhkan pidana kurungan hingga 10 tahun atau denda paling banyak Rp5 miliar dalam Undang-Undang (UU) Cipta Kerja.

Foto: Saudigazette
Pengaturan ini proteksi jamaah dari praktik penyimpangan penyelenggara haji/umrah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Badan Legislasi DPR RI, Bukhori Yusuf, mengatakan sejumlah asosiasi penyelenggara ibadah haji dan umrah (PIHU) mengeluhkan pidana kurungan hingga 10 tahun atau denda paling banyak Rp5 miliar dalam Undang-Undang (UU) Cipta Kerja. Aturan itu termuat dalam Bab III Bagian Empat, Paragraf 14 tentang Keagamaan pasal 125

Baca Juga

Baca Selengkapnya di ihram.co.id

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA