Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Arys Hilman Siap Bawa Ikapi Lebih Maju

Jumat 30 Oct 2020 22:01 WIB

Rep: Syahrudin El Fikri/ Red: Dwi Murdaningsih

Tiga kandidat Ketua Ikapi Arys Hilman Nugraha (nomor urut 1), Setia Dharma Majid (nomor urut 2), dan Rosidayati Rozalina (nomor urut 3).

Tiga kandidat Ketua Ikapi Arys Hilman Nugraha (nomor urut 1), Setia Dharma Majid (nomor urut 2), dan Rosidayati Rozalina (nomor urut 3).

Foto: ist
Pemilihan Ketua Umum Ikapi Pusat akan dilaksanakan pada 25-27 November mendatang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur PT Pustaka Abdi Bangsa, brand Republika Penerbit, Arys Hilman Nugraha, siap membawa Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) lebih maju. Hal itu diungkapkan Arys Hilman saat Kick Off Masa Kampanye Calon Ketua Umum IKAPI periode 2020-2025 di Jakarta, Jumat (30/10).

Arys Hilman yang juga direktur Operasional PT Republika Media Mandiri mengatakan akan berupaya membawa organisasi perbukuan tersebut pada kemajuan dan kebaikan bagi seluruh stakeholder perbukuan, termasuk perusahaan penerbitan. Karena itu pula, Arys membawa semangat baru untuk kemajuan IKAPI dengan tagline Kolaborasi, Transformasi.

"Karena inilah yang sangat dibutuhkan anggota Ikapi sekarang. Melakukan kolaborasi (kerja sama) dan transformasi di era digital. Tetap semangat untuk tumbuh dan mencerdaskan," terang Arys.

Calon Ketua Umum Ikapi yang mendoakan nomor urut satu (1) ini mengusung visi "Terwujudnya kepengurusan Ikapi yang solid dalam memperjuangkan kepentingan usaha anggota dan menjadi representasi penerbitan yang mandiri, maju, dan berdaya dalam upaya-upaya kolaborasi dengan mitra untuk pengembangan ekosistem perbukuan yang sehat."

Untuk merealisasikan visi besar tersebut, Arys menyiapkan lima misi utama. Pertama, mewujudkan kepengurusan yang kompak dan dapat membangun suasana dialogis di tingkat pusat maupun bersama daerah dengan kesediaan untuk berbagi dan menyimak aspirasi-aspirasi dalam upaya mengembangkan organisasi.

Kedua, mewujudkan kepengurusan sebagai representasi kepentingan usaha anggota dalam hubungan organisasi ke dalam maupun ke luar pada semua isu perbukuan seperti beleid fiskal maupun buku pendidikan serta secara luas dalam kontribusi pencapaian cita-cita bangsa.

Misi ketiga, yakni mengembangkan peran lebih besar pengurus dan penerbit daerah dalam pencapaian ekosistem perbukuan yang sehat sebagaimana ditetapkan dalam undang-undang dengan membuka akses pembinaan dan jalur kolaborasi dengan berbagai pihak.

Keempat, Mengembangkan kapasitas penerbit dalam beradaptasi dengan iklim perbukuan yang benar-benar baru sehingga mampu mengubah disrupsi menjadi peluang dan menjalani transformasi di bidang teknologi yang membuka kemungkinan-kemungkinan baru industri perbukuan sejak proses akuisisi naskah hingga distribusi buku.

Dan misi kelima, adalah mengembangkan organisasi yang mandiri dan dapat berdiri tegak saat menjalin kemitraan dengan pihak lain termasuk pemerintah dengan membangun kapasitas finansial pada satu sisi dan diplomasi pada sisi lain, serta menunjukkan keberdayaan ketika berhadapan dengan pihak-pihak yang merusak ekosistem perbukuan sebagaimana terjadi dalam hal pembajakan buku.

Arys optimistis mampu membawa Ikapi yang makin disegani. Apalagi dukungan dari sejumlah dan pengurus daerah Ikapi terus bermunculan. Mulai dari Ikapi DKI Jakarta, Banten, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, sebagian Jawa Barat, Sumatra Barat, dan daerah lainnya.

Ketua Ikapi DKI Jakarta Hikmat Kurnia mengatakan, Arys Hilman adalah sosok yang tepat untuk memimpin Ikapi.

"Ikapi butuh pemimpin muda dan memahami perubahan  lingkungan usaha seperti saat ini. Sosok yang tidak hanya berorientasi keluar, tetapi mampu memahami persoalan internal dunia perbukuan. Sosok yang tidak hanya mampu berpikir cerdas, tetapi mampu bertindak tepat, dan itu ada pada diri Arys Hilman," ujarnya.

Pemilihan Ketua Umum Ikapi Pusat akan dilaksanakan pada 25-27 November mendatang. Menurut Ketua Panitia Munas Ikapi, Djaja Subagja, ada tiga kandidat, yakni Arys Hilman Nugraha (nomor urut 1), Setia Dharma Majid (nomor urut 2), dan Rosidayati Rozalina (nomor urut 3).

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA