Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Wiku: Ada Pelebaran Persentase Kasus Aktif RI dan Dunia

Kamis 29 Oct 2020 18:19 WIB

Red: Andri Saubani

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito.

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito.

Foto: BPIP
Angka kasus aktif Covid-19 di Indonesia saat ini 14,9 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah melalui Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) mencatat ada pelebaran persentase jumlah kasus aktif di Indonesia dibandingkan dunia per 29 Oktober 2020. Angka kasus aktif Covid-19 di Indonesia saat ini 14,9 persen.

"Pada hari ini terjadi penambahan kasus positif sejumlah 3.565 di mana jumlah kasus aktifnya adalah 60.569 atau 14,9 persen," kata Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (29/10).

Wiku mengatakan, kasus aktif Covid-19 di Indonesia saat ini adalah sebesar 60.569 atau 14,9 persen. Sementara kasus aktif dunia adalah 24,23 persen.

Didasarkan pada persantase 14,9 persen dibanding 24,23 persen, maka persentase kasus aktif di antara keduanya terlihat semakin lebar karena jumlah kasus aktif di Indonesia semakin menurun. Sementara itu, Wiku mengatakan jumlah kasus sembuh secara kumulatif pada saat ini adalah 329.778 atau 81,6 persen.

"Ini juga masih lebih tinggi dibandingkan kasus sembuh di dunia yang sedikit menurun yaitu 73,12 persen," katanya.

Adapun untuk jumlah kasus meninggal, secara kumulatif Indonesia mencatat ada 13.701 kematian akibat Covid-19 atau sebesar 3,4 persen. Angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia masih lebih tinggi dibandingkan persentase kasus meninggal dunia sebesar 2,63 persen.

photo
Tips melindungi anak dari paparan virus Covid-19. - (Republika.co.id)


TAKE

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA