Friday, 14 Rajab 1442 / 26 February 2021

Friday, 14 Rajab 1442 / 26 February 2021

Fauci: Vaksin Generasi Awal Hanya akan Cegah Perburukan

Kamis 29 Oct 2020 14:29 WIB

Rep: Mabruroh/ Red: Reiny Dwinanda

Ahli penyakit menular dr Anthony Fauci menyebut vaksin Covid-19 generasi pertama tidak dapat membunuh virus corona tipe baru, SARS-CoV-2.

Ahli penyakit menular dr Anthony Fauci menyebut vaksin Covid-19 generasi pertama tidak dapat membunuh virus corona tipe baru, SARS-CoV-2.

Foto: EPA
Fauci menyebut yang penting ialah mencegah orang sakit parah ketika terinfeksi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Selagi masyarakat menantikan vaksin potensial Covid-19 untuk mencegahnya tertular dari virus corona, ada sejumlah pertanyaan yang belum terjawab. Seberapa baik vaksin tersebut bekerja dan kemampuannya menghentikan pandemi ini masih menjadi tanda tanya.

Menurut Direktur Institut Nasional untuk Alergi dan Penyakit Menular AS, dr Anthony Fauci, vaksin generasi pertama itu yang penting dapat mencegah perburukan gejala pada seseorang yang terinfeksi virus corona tipe baru, SARS-CoV-2, namun tidak membunuh virusnya.

"Hal utama yang ingin kita lakukan adalah mencegah orang jatuh sakit jika mereka terinfeksi dan pada akhirnya itu akan mencegah mereka dari sakit parah,” kata Fauci dilansir WebMd, pada Kamis (29/10).

Menurut Fauci, mencegah munculnya gejala adalah poin utama dalam proses pengembangan vaksin. Sementara itu, membunuh virus merupakan langkah selanjutnya.

“Apa yang akan saya usahakan, dan semua rekan saya akan usahakan, adalah poin utama pencegahan penyakit yang dapat dikenali secara klinis,” katanya.

“Dan itulah yang kami harap terjadi, dan jika kami melakukannya, itu akan sangat membantu dalam meredakan krisis yang sangat sulit dihadapi ini," ujarnya.

Fauci menuturkan, dengan gejala berat yang berkurang, maka ancaman virus corona sebagai pandemi juga menjadi berkurang. Dengan begitu, para ilmuwan bisa lebih fokus untuk pengembangan solusi yang akan mencapai tujuan penuh untuk mencegah infeksi awal.

Beberapa kandidat vaksin Covid-19 kini sedang dalam uji klinis tahap akhir di AS. Data keamanan serta efektifitasnya akan siap untuk ditinjau pada akhir tahun ini.

Dosis awal ketersediaan vaksin ini akan diperuntukkan lebih dahulu kepada para tenaga medis. Pada akhir 2020 dan awal 2021 nanti, pendistribusian vaksin di Amerika Serikat akan lebih luas lagi.

Sementara itu, Fauci mengingatkan bahwa cara ampuh mencegah penyebaran adalah dengan tetap memakai masker, menjaga jarak sosial, dan menghindari kerumunan besar. Ini sangat penting dalam mencegah penyebaran virus.

"Mengikuti langkah-langkah kesehatan masyarakat pada saat sekarang akan membuat lebih mudah dan lebih cepat sampai ke tempat yang kita inginkan, yang mendekati suatu bentuk normalitas," katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA