Rabu 28 Oct 2020 19:13 WIB

Raisa Sulit Tentukan Jati Diri Diawal Karier

Raisa mengaku banyak yang menginginkannya menjadi karakter tertentu.

Raisa Andriana mengaku, di awal kariernya sebagai penyanyi, ia sempat kebingungan dalam mencari jati diri (Foto: Raisa)
Foto: Antara/Muhammad Adimadja
Raisa Andriana mengaku, di awal kariernya sebagai penyanyi, ia sempat kebingungan dalam mencari jati diri (Foto: Raisa)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Raisa Andriana mengaku, di awal kariernya sebagai penyanyi, ia sempat kebingungan dalam mencari jati diri. Apalagi banyak yang ingin membentuknya menjadi karakter tertentu. Di saat memulai karir, Raisa menghadapi berbagai tantangan, salah satunya harus mengikuti kata hati atau menyenangkan orang banyak.

"Awal-awal banyak bingung mau menuhin ekpektasi siapa, kayak kalau gini disukai orang enggak ya. Waktu awal-awal kayak banyak yang ngasih tahu harus gimana, pakai bajunya harus gimana, musiknya harus gimana, sedangkan aku punya idealisme dan kemauan aku sendiri juga," kata Raisa dalam jumpa pers "Sunsilk #TakTerhentikan", Rabu.

Baca Juga

"Jadi di awal-awal tantangan aku mencari jati diri dan menentukan siapa yang mau kita senangin, diri sendiri apa orang lain," ujar istri dari Hamish Daud itu melanjutkan.

Sementara itu, pada awal masa pandemi COVID-19, Raisa termasuk yang sulit beradaptasi. Terbiasa sibuk melakukan berbagai kegiatan di luar rumah, kini harus mengerjakan segala sesuatu di rumah.

Akan tetapi, hal tersebut tidak membuatnya putus asa. Raisa justru mengaku mendapat menggali bakat lain yang selama ini jarang disentuhnya seperti memasak.

"Sekarang aku malah unlock hobi baru dan skill baru yang sebelumnya aku abaikan. Aku tuh suka masak tapi aku awkward kalau di depan kamera selain nyanyi. Pas aku buntu mau ngapain, akhirnya aku bikin video masak dan ternyata banyak yang recreate," ujar pelantun "Bahasa Kalbu" itu.

Raisa mengatakan saat ini adalah masa yang tepat untuk mencoba berbagai hal baru. Sebab, semua orang juga sedang melakukan hal yang sama sehingga tidak perlu takut untuk gagal.

"Nyobain hal yang baru itu sekarang saatnya, karena semua orang lagi sibuk dengan sesuatu yang baru. Kalau gagal enggak apa-apa, karena ini saatnya kita gagal dan bisa nyoba lagi karena semua orang lagi melakukan hal yang sama," kata Raisa.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement