Senin 26 Oct 2020 17:44 WIB

Jelang Libur Panjang, Hutama Karya Cek Tol Bakter

Hutama Karya meminimalkan kendaraan besar dan melebihi muatan untuk masuk ke tol.

Kendaraan melintas di ruas Tol Trans Sumatra Bakauheni-Terbanggi (Bakter). Jelang libur panjang, PT Hutama Karya melakukan pengecekan jalan tol Bakter.
Foto: Antara/Ardiansyah
Kendaraan melintas di ruas Tol Trans Sumatra Bakauheni-Terbanggi (Bakter). Jelang libur panjang, PT Hutama Karya melakukan pengecekan jalan tol Bakter.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDARLAMPUNG -- PT Hutama Karya (Persero) terus memperhatikan kondisi jalan tol terutama di ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) menjelang libur panjang akhir pekan ini. Bila ada kerusakan, perbaikan langsung dilakukan.

"Kita memperhatikan dan setiap hari dilakukan inspeksi. Karena ini menjadi tanggung jawab kami," kata Branch Manager PT Hutama Karya Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, Hanung Hanindito, Senin (26/10).

Baca Juga

Hanung melanjutkan, salah satu penyebab kerusakan jalan ini terjadi masih banyaknya kendaraan yang melebihi muatan yang melintas di jalan tol ruas Bakter. Selain itu, dengan pengawasan yang ketat kepada kendaraan besar yang masuk dari Gerbang Tol Bakauheni Selatan. Hal ini juga menjadi solusi mengurangi kerusakan yang yang ada di jalan tol.

Hanung menjelaskan, setiap kendaraan yang kelebihan muatan (over dimension overload/ ODOL) akan dikenakan denda dua kali jarak terjauh bila tidak ke luar di gerbang tol terdekat seperti di Gerbang Tol Bakauheni Utara.

"Jadi kita sudah meminimalkan kendaraan besar dan melebihi muatan untuk bisa masuk ke jalan tol karena dapat merusak jalan dan bisa memperpendek usia jalan," kata Hanung.

Mengenai area istirahat, Hanung menjelaskan, saat ini baru terdapat enam area istirahat yang sudah beroperasi, yaitu di KM 20B, KM 49A dan B, KM 87A dan B, serta 116A dan B.

Semua area istirahat yang beroperasi tersebut sudah memperhitungkan faktor kelelahan pengendara, dengan jarak kurang dari 50 kilometer antararea istirahat.

Untuk itu, Hutama Karya mengharapkan kesadaran pengendara untuk dapat memanfaatkan area istirahat tersebut guna memulihkan diri sebelum melanjutkan perjalanannya ke tujuan.

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement