Ahad 25 Oct 2020 16:01 WIB

Warga Diimbau tak Berteduh di Bawah Pohon dan Reklame

Angin kencang kerap menyebabkan banyaknya pohon dan papan reklame tumbang.

Pohon tumbang.   (ilustrasi)
Foto: Antara/Rudi Mulya
Pohon tumbang. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang Provinsi Banten melalui bidang pertamanan dan dekorasi kota mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk tidak meneduh di bawah pohon dan reklame saat hujan deras melanda karena rawan tumbang tertiup angin.

Kepala Bidang Pertamanan dan Dekorasi Kota Tangerang Hendri Syahputra mengatakan, pihaknya secara rutin memantau pohon atau reklame yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.

“Biasanya, curah hujan yang tinggi juga dibarengi dengan angin kencang yang menyebabkan banyaknya pohon dan papan reklame tumbang. Hal ini sangat membahayakan, sehingga kami lakukan pengecekan setiap hari. Kami imbau juga kepada masyarakat untuk menghindari berteduh di bawah pohon,” kata Hendri.

Ia mengatakan hujan deras yang melanda kota tangerang beberapa waktu lalu telah menyebabkan sejumlah pohon tumbang, termasuk juga ada reklame. Adapun guna mengantisipasi cuaca ekstrem dan kemungkinan terjadinya banjir, Pemkot Tangerang tentunya tidak dapat bekerja sendiri melainkan butuh kerjasama berbagai pihak.

"Masyarakat diimbau untuk menggalakkan gotong royong membersihkan lingkungan sekitar terutama saluran air," kata dia.

Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Decky mengatakan pihaknya rutin melakukan pemantauan ke seluruh wilayah guna memastikan kondisi perairan dan pemeliharaan sejumlah alat dalam keadaan baik.

“Petugas PUPR bekerja selama 24 jam. Berkeliling dari satu titik ke titik yang lain guna mengecek kesiapan alat, seperti pompa air dan memastikan debit air dalam kondisi aman dari banjir. Hal ini dilakukan seiring dengan normalisasi sungai agar saluran air lancar,” kata dia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement