Jumat 23 Oct 2020 13:47 WIB

Oman Kembali Buka Sekolah 1 November 2020

Mulai 1 November 2020 sekolah di Oman dibuka kembali.

Rep: Imas Damayanti/ Red: Muhammad Hafil
Oman Kembali Buka Sekolah 1 November 2020. Foto ilustrasi: Covid-19
Foto: Pixabay
Oman Kembali Buka Sekolah 1 November 2020. Foto ilustrasi: Covid-19

REPUBLIKA.CO.ID, MUSCAT -- Komite Tertinggi Pendidikan Oman mengkonfirmasi keputusan tentang dimulainya tahun akademik untuk semua sekolah di Oman 1 November tahun ini.

Dilansir di Gulf News, Jumat (23/10), Oman saat ini menerapkan jam malam yang tidak mengizinkan pergerakan apapun, kecuali untuk tujuan darurat dan untuk kategori yang dikecualikan. Jam malam dilakukan mulai dari pukul 20:00 hingga pukul 05:00 waktu setempat sejak 11 Oktober lalu.

Baca Juga

Disebutkan pula, sekolah tambahan Komite Tertinggi akan mengadopsi kurikulum yang melibatkan pembelajaran campuran. Pernyataan tersebut menyatakan keprihatinan tentang masih adanya beberapa anggota komunitas yang cenderung melakukan pertemuan sosial. Terlepas dari banyaknya peringatan dan saran, ada beberapa bagian dari populasi yang ditemukan terlibat dalam pertemuan yang berkontribusi pada peningkatan jumlah kasus dan kematian.

Komite Tertinggi juga telah membuka pintu untuk menjadi sukarelawan di berbagai sektor, relevan dengan situasi pandemi saat ini, yang modalnya akan segera diumumkan. Seperti yang diumumkan sebelumnya dalam beberapa kesempatan, panitia mendesak warga dan warga untuk menangani pandemi secara bertanggung jawab dan meminta semua orang untuk melaporkan pelanggaran dalam bentuk apa pun yang mungkin mereka temukan.

Saluran media sosial dipenuhi dengan keceriaan dan kebahagiaan saat pengumuman dimulainya kembali sekolah dibagikan. Orang tua serta komunitas siswa sama-sama ceria, sementara guru juga mengungkapkan kelegaan mereka sambil mendorong kerja sama dari semua orang yang terlibat.

Dalam konferensi pers sebelumnya, Menteri Pendidikan Oman Madiha Ahmed Al Shaibani menyikapi modus operandi terkait dimulainya kembali kegiatan akademik sekolah, mengatakan bahwa tahun ajaran 2020/2021 akan menjadi tahun pembelajaran campuran, dengan keduanya kelas online dan offline untuk memastikan keamanan siswa, guru, dan staf. Dia juga menyebutkan bahwa Kementerian telah merencanakan protokol kesehatan yang ketat untuk diikuti oleh sekolah, guru, siswa, dan orang tua.

Sementara bus sekolah akan beroperasi dengan kapasitas setengah, kelas akan didasarkan pada jam belajar, tergantung pada kategori sekolah. Jarak sosial, pemakaian masker, sering mencuci tangan, akan diwajibkan bagi setiap orang yang datang ke sekolah.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement