Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

27 Persen Warga Sulawesi Utara Disebut tak Percaya Covid-19

Jumat 23 Oct 2020 02:20 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Pemerintah Sulawesi Utara terus edukasi bahaya Covid-19 Virus corona (ilustrasi).

Pemerintah Sulawesi Utara terus edukasi bahaya Covid-19 Virus corona (ilustrasi).

Foto: www.freepik.com
Pemerintah Sulawesi Utara terus edukasi bahaya Covid-19

REPUBLIKA.CO.ID, MANADO— Penjabat Gubernur Sulawesi Utara, Agus Fatoni, mengatakan ada 27 persen warga di provinsi itu yang percaya tidak akan tertular Covid-19.

"Ini yang jadi problem saat ini (27 persen masyarakat tidak tertular Covid-19). Ini tugas kita bersama," sebut Fatoni saat mengunjungi Sekretariat Pemenangan paslon gubernur dan wagub Olly Dondokambey dan Steven OE Kandouw di Manado, Kamis (22/10).

Baca Juga

Karena itu, kata Gubernur, pemeritah terus melakukan langkah komunikasi, informasi dan edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengubah perilaku sesuai dengan protokol kesehatan saat pandemi.

Fatoni kemudian memberikan apresiasi semua calon kepala daerah yang terus menjaga Sulut kondusif dan aman sampai saat ini.

"Tahapan kampanye berlangsung lancar, aman dan damai serta menerapkan protokol kesehatan," sebut Kepala Balitbang Kemendagri itu.

Pria kelahiran Lampung itu memberikan apresiasi tim kampanye dan pemenangan nomor urut tiga Olly Dondokambey dan Steven Kandouw yang telah memiliki satgas Covid -19.

"Ini merupakan kemajuan yang luar biasa untuk memastikan semua kegiatan dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan," katanya.

Pria ramah yang pernah menjabat Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri periode 2019-2020 itu berharap suasana kondusif seperti saat ini terus dijaga.

Fatoni juga memastikan, tugas pemerintah daerah dalam penanganan Covid-19 adalah terus melakukan langkah '3T' yaitu 'testing, tracing dan treatment'. "Memutus mata rantai penyebaran Covid-19 butuh sinergitas semua pihak termasuk masyarakat," ajaknya. 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA