Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

BTN Salurkan Kredit Perumahan Rp 254,91 Triliun

Kamis 22 Oct 2020 18:30 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Nidia Zuraya

BTN telah menyalurkan kredit dan pembiayaan senilai Rp 254,91 triliun pada kuartal tiga 2020.

BTN telah menyalurkan kredit dan pembiayaan senilai Rp 254,91 triliun pada kuartal tiga 2020.

Foto: Yulius Satria Wijaya/ANTARA
BTN berhasil menurunkan rasio kredit bermasalah (NPL) net ke level 2,26 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk telah menyalurkan kredit dan pembiayaan senilai Rp 254,91 triliun pada kuartal tiga 2020. Adapun penopang utama penyaluran kredit berasal dari kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi senilai Rp 116,32 triliun atau naik 4,19 persen dari Rp 111,64 triliun.

Direktur Utama BTN Pahala Nugraha Mansury mengatakan perseroan telah menyalurkan KPR nonsubsidi senilai Rp 80,18 triliun pada kuartal tiga 2020.

“Dengan nilai tersebut, perseroan secara total telah menyalurkan KPR sebesar Rp 196,51 triliun atau naik 1,39 persen dari Rp 193,8 triliun pada kuartal tiga 2019,” ujarnya saat konferensi pers virtual, Kamis (22/10).

Menurutnya perseroan juga telah menyalurkan kredit dan pembiayaan segmen perumahan sebesar Rp 231,34 triliun pada kuartal tiga 2020. Pada segmen kredit non perumahan, BTN mencatatkan pemberian kredit senilai Rp 23,57 triliun pada kuartal tiga 2020.

“Dengan kinerja tersebut, perseroan mencatatkan posisi aset sebesar Rp 356,97 triliun atau naik 12,89 persen yoy dari Rp 316,21 triliun pada kuartal III 2019,” ucapnya.

Pada kuartal tiga 2020, BTN  tetap mampu menjaga kualitas aset. Meski tekanan akibat pandemi belum mereda, perseroan berhasil menurunkan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) net ke level 2,26 persen dari posisi pada bulan yang sama tahun sebelumnya yang berada pada level 2,33 persen.

“Sejalan dengan komitmen perseroan meningkatkan kualitas aset, BTN juga terus memupuk coverage ratio. Per September 2020, BTN mencatatkan coverage ratio level 111,36 persen atau melesat dari 52,67 persen pada bulan yang sama tahun lalu,” ucapnya.

Ke depan perseroan mengincar posisi sebagai Bank Pembiayaan Perumahan Terbaik di Asia Tenggara pada 2025. Sebagai Best Mortgage Bank, perseroan akan mencatatkan profit dan aset tertinggi di antara pemain sejenis.

“Berbagai strategi telah disiapkan untuk menuju posisi tersebut pada lima tahun mendatang diantaranya melipatgandakan perolehan dana murah serta membuat akses pemilikan rumah kian murah dan mudah. Perseroan juga akan menyediakan berbagai fasilitas perbankan dan investasi untuk seluruh kalangan nasabahnya,” ucapnya.

Perseroan juga akan membangun portfolio berkualitas dengan NPL rendah yang sejalan dengan prinsip bisnis berkelanjutan. Bank spesialis pembiayaan perumahan ini pun mengincar menjadi innovator dari sisi digital dan rumah bagi putra-putri terbaik bangsa.

“Kami pun akan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia terutama dalam hal penyediaan rumah yang terjangkau,” ucapnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA