Saturday, 5 Ramadhan 1442 / 17 April 2021

Saturday, 5 Ramadhan 1442 / 17 April 2021

Tunangan Khashoggi Gugat Putra Mahkota Arab Saudi

Rabu 21 Oct 2020 07:36 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Nur Aini

 Hatice Cengiz, tunangan jurnalis Saudi yang dibunuh, Jamal Kashoggi

Hatice Cengiz, tunangan jurnalis Saudi yang dibunuh, Jamal Kashoggi

Foto: AP / Emrah Gurel
Tunangan Jamal Khashoggi melayangkan gugatan di pengadilan AS

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Tunangan jurnalis Saudi yang dibunuh Jamal Khashoggi dan kelompok hak asasi manusia mengajukan gugatan di pengadilan Amerika Serikat pada Selasa (20/10). Mereka melayangkan gugatan yang menyatakan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS) memerintahkan pembunuhan Khashoggi.

Hatice Cengiz dan Arab World Now (DAWN) mengajukan gugatan tersebut di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Columbia. Gugatan itu menyebutkan 20 pembantu dan pejabat putra mahkota yang berada di Arab Saudi terlibat atas pembunuhan tersebut.

Gugatan tersebut menuduh MBS dan pejabat lainnya melakukan perencanaan untuk membungkam Khashoggi paling lambat musim panas 2018. Dugaan itu muncul setelah mengetahui bahwa jurnalis itu merencanakan menggunakan DAWN sebagai wadah untuk mendukung reformasi demokrasi dan mempromosikan hak asasi manusia.

Baca Juga

Gugatan lain terhadap MBS pun pernah diajukan pada Agustus di pengadilan AS. Langkah itu dilakukan oleh mantan pejabat tinggi intelijen Saudi yang menuduh putra mahkota mengirim tim pembunuh bayaran untuk membunuhnya di Kanada, tempat dia tinggal di pengasingan.

Kedua tuntutan hukum tersebut berada di bawah undang-undang yang mengizinkan tindakan pengadilan AS terhadap pejabat asing atas tuduhan keterlibatan dalam penyiksaan atau pembunuhan di luar hukum. Kedutaan Saudi tidak segera menanggapi atas gugatan terbaru yang diberikan kepada MBS.

Khashoggi dikenal sebagai pengkritik kebijakan putra mahkota yang merupakan penguasa de facto Arab Saudi, di kolom Washington Post. Dia dibunuh di konsulat Saudi di Istanbul, Turki, ketika sedang mengurus surat-surat yang dibutuhkan untuk menikahi Cengiz, seorang warga negara Turki. 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA