Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Napoli Kurangi Jumlah Fan yang Hadir ke Stadion

Jumat 16 Oct 2020 18:18 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Agung Sasongko

Pemain Napoli Arkadiusz Milik (kiri) merayakan golnya bersama rekan satu timnya pada pertandingan sepak bola Serie A Italia antara SSC Napoli dan FC Udinese di stadion San Paolo di Naples, Italia, Ahad (19/7/2020).

Pemain Napoli Arkadiusz Milik (kiri) merayakan golnya bersama rekan satu timnya pada pertandingan sepak bola Serie A Italia antara SSC Napoli dan FC Udinese di stadion San Paolo di Naples, Italia, Ahad (19/7/2020).

Foto: EPA-EFE/CESARE ABBATE
Gelombang kedua Covid-19 telah terjadi di Italia.

REPUBLIKA.CO.ID, NAPLES -- Melonjaknya kasus Covid-19 di Italia dalam beberapa pekan terakhir membuat Komisioner Olahraga Napoli akan mengambil langkah untuk pertandingan Napoli melawan Atalanta pada lanjutan Serie A Italia, di Stadion San Paolo, Sabtu (17/10) malam WIB. Akan ada pengurangan jumlah fan yang dibolehkan hadir ke stadion.

Gelombang kedua Covid-19 telah terjadi di Italia. Dalam 24 jam terakhir ditemukan 8.804 kasus baru dengan 83 kematian dan 326 dilakukan perawatan di rumah sakit. Setidaknya ada 586 mendapatkan perawatan intensif sedangkan 99.266 orang telah terinfeksi. Akibatnya otoritas lokal Napoli memerintahkan sekolah ditutup hingga 30 Oktober.

Baca Juga

"Saya pikir kami akan mengubah keputusan yang mengizinkan 1.000 penggemar masuk ke stadion untuk Napoli-Atalanta akhir pekan ini," kata Komisaris Olahraga di Napoli, Ciro Borriello kepada Radio Kiss Kiss dilansir dari football Italia, Jumat (16/10).

Borriello juga mengomentari keputusan Lega Serie A yang menjatuhkan keputusan Napoli kalah 3-0 atas Juventus karena tak hadir saat pertandingan serta pengurangan satu poin. Ia menyebutu keputusan tersebut menjijikkan dan seharunya Presiden Juventus, Andrea Agnelli malu.

Napoli tak dapat menghadiri pertandingan melawan Juventus pada 4 Oktober lalu di Turin dengan alasan tidak mendapatkan izin terbang dari otoritas lokal setelah adanya dua pemain yang terinfeksi Covid-19. Hal tersebut membuat Bianconeri menuntut Juventus menang 3-0. Hasilnya komisi disiplin pun mengeluarkan keputusan yang sesuai dengan keinginan Juventus. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA