Rabu 14 Oct 2020 20:57 WIB

Mulai Besok, KRL Beroperasi Sampai Jam 10 Malam

PT KCI kembali melakukan rekayasa operasional kereta rel listril (KRL)

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Bayu Hermawan
KRL Commuter Line (ilustrasi)
Foto: Republika/Putra M. Akbar
KRL Commuter Line (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) kembali melakukan rekayasa operasional kereta rel listrik (KRL) sesuai dengan msa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. VP Corporate Communications KCI Anne Purba mengatakan jam operasional KRL bertambah. 

"Mulai Kamis (15/10) KRL akan beroperasi mulai pukul 04.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB," kata Anne dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (14/10) malam. 

Baca Juga

Anne menjelaskan, pada masa PSBB transisi ini, KCI mengoperasikan sebanyak 985 perjalanan KRL dengan 91 rangkaian kereta yang beroperasi setiap hari. Anne mengatakan, kapasitas pengguna di setiap kereta tidak mengalami perubahan yaitu 74 orang perkereta atau sekitar 40 persen dari kapasitas pengguna di waktu sebelum pandemi. 

"Penyesuaian ini juga sejalan dengan aturan jam operasional moda transportasi publik lainnya yang diatur pada masa PSBB transisi ini," ujar Anne. 

Dengan penyesuaian tersebut, Anne mengatakan pola operasional KRL Jabodetabek akan melayani 80 stasiun. Operasional KRL tersebut dengan melalui 418,5 kilometer jalur rel yang meliputi tiga provinsi. 

Pada pemberlakukan PSBB transisi ini, Anne  mengimbau para pengguna yang akan naik KRL untuk selalu menaati protokol kesehatan yang sudah di tentukan. KCI juga mewajibkan para pengguna KRL untuk selalu menggunakan masker minimal tiga lapis yang terbukti efektif mencegah dan mengurangi penyeberan melalui droplet. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement