Wednesday, 2 Ramadhan 1442 / 14 April 2021

Wednesday, 2 Ramadhan 1442 / 14 April 2021

India akan Luncurkan Satelit Pengawas Perbatasan Ladakh

Kamis 15 Oct 2020 03:15 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Christiyaningsih

India akan luncurkan satelit pengawas perbatasan Ladakh. Ilustrasi.

India akan luncurkan satelit pengawas perbatasan Ladakh. Ilustrasi.

Foto: AP
Saat ini India terlibat dalam konflik dengan China di perbatasan Ladakh

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI - Organisasi Penelitian Luar Angkasa India (ISRO) bersiap melanjutkan peluncuran orbitnya dengan beberapa program yang dijadwalkan untuk November dan Desember 2020. Badan tersebut berencana meluncurkan Kendaraan Peluncuran Satelit Kecil (SSLV) baru pada penerbangan uji pertama sebelum Desember.

SSLV akan membantu ISRO meluncurkan satelit lebih ringan dengan mudah dan memiliki kemampuan untuk disatukan dalam waktu sepekan. Proses peluncuran satelit pertama ISRO pada 2020 telah ditunda karena pandemi Covid-19 sejak Februari lalu.

Peluncuran dilakukan menggunakan PSLV-C49, kendaraan peluncur yang akan membawa satelit observasi bumi canggih Risat-2BR2 untuk meningkatkan kemampuan pengawasan perbatasan India. The Eurasian Times melansir satelit dapat beroperasi siang dan malam, serta memiliki kemampuan beroperasi dalam segala kondisi cuaca.

Saat ini, India terlibat dalam konflik dengan China di perbatasan Ladakh. Satelit itu diharapkan dapat membantu angkatan bersenjata dalam pengawasan di sepanjang location area code (LAC). PSLV-C49 juga akan membawa 10 satelit komersial asing lain.

Chief ISRO, K. Sivan, mengatakan PSLV C49 sedang disiapkan untuk peluncuran pada awal November mendatang. Mengutip Space News pada Rabu (14/10), peluncuran dari Satich Dhawan Space Center akan mengirimkan satelit pencitraan radar Risat-2BR2 seberat 615 kilogram ke orbit Bumi yang rendah.

Baca Juga

Sebanyak empat satelit untuk rilis pemetaan frekuensi radio Kleos Space dan sejumlah satelit Lemur 2 untuk Spire Global juga akan ikut dalam penerbangan tersebut. Peluncuran yang sebelumnya dijadwalkan pada akhir 2019 itu akan menjadi yang pertama di India pada tahun ini.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA