Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

Polres Purwakarta Sosialisasikan Bahaya Narkoba ke Desa

Rabu 14 Oct 2020 06:58 WIB

Rep: zuli istiqomah/ Red: Hiru Muhammad

Pemusnahan miras sitaan Polres Purwakarta di Taman Maya Datar, Kabupaten Purwakarta, Jumat (22/5).

Pemusnahan miras sitaan Polres Purwakarta di Taman Maya Datar, Kabupaten Purwakarta, Jumat (22/5).

Foto: Zuli Istiqomah/Republika
Masyarakat diharapkan dapat mengetahui dan mengerti tentang bahaya narkoba

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA--Kepolisian Resor (Polres) Purwakarta bersama Pemerintah Kabupaten Purwakarta terus berupaya mengedukasi serta membentengi masyarakat dari bahaya narkoba. Bersama Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI), Polres menyosialisasikan bahaya narkoba ke desa.

Kali ini, sosialisasi dengan menomorsatukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di gelar di Desa Kertasari, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, pada Selasa (13/10). Dengan mengusung tema Pencegahan, Peredaran, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) akan terus gencar dilakukan di tiap-tiap Desa di wilayah Kabupaten Purwakarta. 

"Sesuai arahan Pak Kapolres Purwakarta, AKBP Indra Setiawan, Polres Purwakarta untuk tidak lengah untuk mencegah peredaran narkoba di tengah pandemi virus corona," ucap Kasat Reserse Narkoba, AKP Heri Nurcahyo, di Desa Kertasari, Kecamatan Bojong.

Ia berharap, masyarakat dapat mengetahui dan mengerti tentang bahaya narkoba. Sehingga dapat meminimalkan serta mencegahnya dan ikut berperan aktif dalam program pencegahan, pemberantasan, dan penanggulangan peredaran gelap narkoba di wilayah hukum Polres Purwakarta.

"Untuk pencegahan narkoba ini sangat penting adalah peran serta masyarakat untuk bersama-sama perang melawan narkoba sesuai dengan kapasitasnya masing-masing untuk mewujudkan lingkungan bersih narkoba," ujarnya.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Kertasari, Kecamatan Bojong, Padilah, mengatakan, melalui kegiatani ini diraharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat di desa Kertasari, dan membentangi masyarakat dari bahaya narkoba.

"Kita harus melawan dan memberantas narkoba mulai dari desa dan ke depan kita akan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba, semua ini demi masa depan desa yang bebas dari penyalahgunaan narkoba," ucap Padilah.

Dirinya juga menambahkan, kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama seluruh unsur aparatur desa dan juga tekat yang kuat untuk memberantas bahaya narkoba. Diharapkan seluruh masyarakat bisa menjauhi narkoba yang memgancam kehidupan.

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA