Monday, 17 Rajab 1442 / 01 March 2021

Monday, 17 Rajab 1442 / 01 March 2021

Panitia MTQ Juga Harus Kawal Agenda Wisata Kafilah

Senin 12 Oct 2020 17:10 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Ani Nursalikah

Panitia MTQ Juga Harus Kawal Agenda Wisata Kafilah. Pekerja membuka bagian atap ijuk Museum Rumah Adat Nan Baanjuang, di Bukittinggi, Sumatera Barat,  Selasa (6/10/2020). Pemerintah daerah melakukan rehabilitasi Museum Rumah Adat Nan Baanjuang yang didirikan oleh seorang berkebangsaan Belanda bernama Modelar Countrolleur pada tanggal 1 Juli 1935 itu dengan biaya mencapai Rp1,1 miliar.

Panitia MTQ Juga Harus Kawal Agenda Wisata Kafilah. Pekerja membuka bagian atap ijuk Museum Rumah Adat Nan Baanjuang, di Bukittinggi, Sumatera Barat, Selasa (6/10/2020). Pemerintah daerah melakukan rehabilitasi Museum Rumah Adat Nan Baanjuang yang didirikan oleh seorang berkebangsaan Belanda bernama Modelar Countrolleur pada tanggal 1 Juli 1935 itu dengan biaya mencapai Rp1,1 miliar.

Foto: Iggoy el Fitra/ANTARA
Kota Padang masih berstatus zona merah sampai saat ini.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Epidemiolog Universitas Andalas (Unand) Defriman Djafri mengatakan panitia pelaksanaan MTQ Nasional XXVII harus menerapkan protokol kesehatan setiap kafilah yang akan datang. Menurut Defriman, panitia harus sudah punya konsep dan skenario yang sama dengan ketua rombongan untuk mengawal semua aktivitas kafilah selama berada di Sumbar.

Baca Juga

"Tidak hanya untuk pelaksanaan lomba.

Baca Selengkapnya di ihram.co.id

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA