Sunday, 27 Ramadhan 1442 / 09 May 2021

Sunday, 27 Ramadhan 1442 / 09 May 2021

Mobil Mantan Anggota DPR Dihantam Golok di Puncak-Cipanas

Senin 12 Oct 2020 16:47 WIB

Red: Ani Nursalikah

Garis Polisi. Ilustrasi

Garis Polisi. Ilustrasi

Foto: Antara
Kondisi mobil rusak di bagian kaca depan.

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR -- Polres Cianjur, Jawa Barat, masih menyelidiki kasus penyerangan dan perusakan mobil milik mantan anggota DPR RI Wa Ode Nur Zainab di salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Puncak-Cipanas, Senin (1/10).

Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Anton mengatakan telah menerima laporan dari mantan anggota dewan tersebut terkait penyerangan dan perusakan mobil Toyota Alfard berwarna putih bernopol D 99 ODE saat terparkir di salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Puncak-Cipanas.

"Saat ini kami sedang menyelidiki kasus tersebut, kondisi mobil rusak di bagian kaca depan dan kami sudah menyebar petugas untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku," kata Anton.

Baca Juga

Wa Ode saat ditemui usai membuat laporan di Mapolres Cianjur, mengatakan tidak menyangka akan mendapatkan penyerangan dari sekelompok orang pria yang membawa senjata tajam. Ia merasa tidak pernah punya musuh di manapun, termasuk di Cianjur.

Menurutnya, sekelompok orang tersebut, dengan membabi buta langsung memecahkan kaca samping tempat dia duduk dengan menggunakan golok. Bahkan seorang di antaranya melemparkan golok ke dalam mobil karena tidak mendapati dirinya di dalam mobil. Ia saat itu sedang berada di dalam pusat perbelanjaan.

"Saya syok karena sempat melihat mereka merusak kaca mobil dan melempar golok ke dalam mobil. Saya tidak tahu apa maksud mereka karena selama ini saya tidak pernah punya musuh atau bermasalah dengan siapa pun apalagi di Cianjur," katanya.

Ia berharap aparat kepolisian segera menangkap pelaku yang usah merusak dan melemparkan golok ke dalam mobil langsung melarikan diri. "Mereka terkesan berniat menghabisi saya dengan menghantamkan golok dan melempar golok ke dalam mobil," katanya.

Ia melihat ada unsur lain dalam kasus tersebut, sehingga kepolisian diminta segera mengungkap otak pelaku dan menangkap pelaku yang melakukan penyerangan dan pengrusakan terhadap dirinya.

"Saya minta segera diungkap karena saya merasa terancam dengan upaya yang dilakukan sekelompok orang tersebut," katanya.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA