Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

3.100 Guru Solok Selatan akan Jalani Swab Test Covid-19

Sabtu 10 Oct 2020 06:32 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Petugas memasukan hasil sampel saat swab test. Swab test untuk guru di Kab Solok Selatan, Sumbar dilaksanakan pada Selasa (13/10) sampai Kamis (15/10) di Puskesmas terdekat dari sekolah.

Petugas memasukan hasil sampel saat swab test. Swab test untuk guru di Kab Solok Selatan, Sumbar dilaksanakan pada Selasa (13/10) sampai Kamis (15/10) di Puskesmas terdekat dari sekolah.

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Seluruh guru di Kab Solok Selatan ditargetkan menjalani tes usap pada pekan depan.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG ARO  -- Bupati instruksikan 3.100 guru yang sudah berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) dan honorer mulai tingkat SD hingga SMA di Kabupaten Solok Selatan, Sumatra Barat, melakukan tes usap (swab test) untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran Covid-19. Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokol Setdakab Solok Selatan, Firdaus Firman, mengatakan bahwa penjabat sementara bupati Solok Selatan sudah memberikan instruksi secara tertulis agar seluruh guru melakukan tes usap.

"Sesuai instruksi Bupati, tes usap untuk guru dilaksanakan pada Selasa (13/10) sampai Kamis (15/10) di Puskesmas terdekat dari sekolah," kata Firdaus di Padang Aro, Jumat.

Firdaus menjelaskan, para guru tidak perlu khawatir dengan semakin meningkatnya angka pasien positif Covid-19 di Sumbar. Ia menilai, justru itu sangat baik karena semakin banyak yang diketahui telah terpapar, maka akan cepat dilakukan isolasi sehingga potensi untuk menularkan ke orang lain semakin sedikit.

Guru sebagai tenaga pendidik, menurut Firdaus, mempunyai peran penting untuk mengedukasi masyarakat agar tetap patuh menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Dia menyatakan, setelah tes usap bagi guru selesai akan dilanjutkan ke seluruh ASN, tenaga kontrak, guru mengaji, jajaran kecamatan, perangkat walinagari, pemilik dan pelayan rumah makan, penjual kuliner, TNI, Polri, BUMN, BUMD, dan orang-orang yang berpotensi terpapar lainnya.

Firdaus mengatakan, Penjabat Bupati Solok Selatan, Jaman Rizal, telah menjalin komunikasi dengan Gubernur Sumatra Barat serta Kepala Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Universitas Andalas, Padang Dr. Andani Eka Putra. Hal itu dilakukan untuk memastikan kelancaran pengetesan.

"Hasil koordinasi Bapak Jasman Rizal, Solok Selatan diprioritaskan untuk tes usap sebanyak-banyaknya, apapun kebutuhannya akan dipenuhi provinsi," ujarnya.

Menurut Firdaus, dengan semakin banyaknya yang dites usap maka akan semakin mudah mengendalikan penyebaran Covid-19 di Solok Selatan. Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan, Novirman, mengatakan bahwa berdasarkan pantauan Covid-19 Solok Selatan hingga Kamis (8/10) kasus positif Covid-19 di Kabupaten itu sebanyak 35 orang dan yang sembuh 21 orang dan dalam perawatan atau isolasi 14 orang.

"Total spesimen yang telah diperiksa di Solok Selatan sebanyak 3.584 dengan positivity rate 0,97 persen," ujarnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA