Jumat 09 Oct 2020 17:52 WIB

Ini Kondisi Dosen UGM yang Jadi Korban Penembakan di Papua

Rombongan TGPF diadang dan ditembaki kelompok bersenjata sekembalinya dari Hipadipa

Garis Polisi (ilustrasi)
Foto: Antara/Jafkhairi
Garis Polisi (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Rombongan tim gabungan pencari fakta (TGPF) kasus penembakan di Intan Jaya yang dipimpin ketua tim,Benny Mamoto, Jumat (9/10), ditembaki sekembalinya dari Hipadipa. Insiden ini menyebabkan dua orang terluka termasuk Bambang Purwoko.

Purwoko yang berprofesi sebagai dosen Universitas Gadjah Mada itu luka tembak di bagian kaki. Sementara Sersan SatuFaisal Akbar, anggota Satuan Tugas Hipadipa tertembak di bagian pinggang.

Baca Juga

"Keduanya dalam kondisi sadar dan saat ini masih berada di Puskesmas Sugapa," kata Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan IIITNI, Kolonel CZI IGN Suriastawa, kepada Antara, Jumat, melalui telepon selularnya.

Dari laporan yang diterima, kata dia, rombongan TGPF diadang dan ditembaki kelompok bersenjata sekembalinya dari Hipadipa yang merupakan TKP kasus penembakan yang terjadi pada September lalu.

"Saat ini sebagian rombongan TGPF sudah berada di rumah dinas wakil bupati Intan Jaya di Sugapa," kataSuriastawa.

TGPF yang dibentuk pemerintah saat ini terbagi dua tim yakni tim yang dipimpin Mamoto ke Sugapa, ibu kota Kabupaten Intan Jaya dan tim lainnya yang dipimpin wakil ketua, Sugeng Purnomo ke Jayapura.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement