Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

Polrestro Jaksel Amankan 64 Pelajar Hendak Demo ke DPR

Rabu 07 Oct 2020 21:19 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Polisi mengamankan pelajar yang diduga penyusup saat mengikuti aksi tolak omnimbus law. (ilustrasi)

Polisi mengamankan pelajar yang diduga penyusup saat mengikuti aksi tolak omnimbus law. (ilustrasi)

Foto: Antara/Nova Wahyudi
Puluhan remaja tersebut rata-rata masih berstatus pelajar SMP dan SMA.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polres Metro Jakarta Selatan mengamankan 64 pelajar yang kedapatan hendak bergabung dalam aksi demonstrasi terkait Omnibus Law Cipta Kerja di Gedung DPR/MPR RI, Rabu (7/10). Wakapolres Metro Jakarta Selatan AKBP Antonius Agus Rahmanto menyebutkan puluhan remaja laki-laki berseragam sekolah tersebut dicegat petugas saat berada di kolong Semanggi. Merkea lalu digiring ke Mako Polres Metro Jakarta Selatan. "Jumlahnya ada 64 anak siswa sampai saat ini, tadi kita dapat empat gelombang," kata AKBP Antonius.

Ia mengatakan puluhan remaja tersebut rata-rata masih berstatus pelajar SMP dan SMA. Dengan asal sekolah dari sejumlah wilayah seperti Jakarta Timur, Jakarta Selatan, hingga Bekasi.

Para pelajar mengaku diajak ikut demo di DPR/MPR RI tetapi tidak tahu persis perihal apa yang didemonstrasikan. "Katanya diajak menuju DPR, mereka ikut-ikutan. Kalau ditanya demonya apa, enggak tau. Mereka berbondong-bondong jalan kaki ke DPR," kata Antonius.

Baca Juga

Para pelajar tersebut diamankan oleh petugas gabungan dari Lantas Polda Metro dan Sabhara Polres Metro Jakarta Selatan saat berjalan kaki bergerombol di kolong Semanggi. Para pelajar tersebut juga tidak menerapkan protokol kesehatan seperti bergerombol dan tidak memakai masker.

Petugas lalu membawa para pelajar ke Mako Polres Metro Jakarta Selatan untuk dilakukan pembinaan oleh petugas Binmas Polrestro Jaksel. Para pelajar juga didata oleh petugas serta difoto sebagai efek jera agar tidak mengulangi perbuatannya.

"Kami juga menghubungi orang tua masing-masing untuk menjemput anaknya dan membuat surat pernyataan agar mengawasi anaknya di rumah," kata Antonius.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA