Monday, 23 Zulhijjah 1442 / 02 August 2021

Monday, 23 Zulhijjah 1442 / 02 August 2021

Efektivitas Masker Tergantung Bahan dan Penggunaannya

Selasa 06 Oct 2020 15:22 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Perempuan mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruang. Masyarakat direkomendasikan untuk menggunakan masker kain tiga lapis atau yang sesuai dengan rekomendasi WHO.

Perempuan mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruang. Masyarakat direkomendasikan untuk menggunakan masker kain tiga lapis atau yang sesuai dengan rekomendasi WHO.

Foto: Pexels
Masyarakat perlu menyesuaikan bahan masker dengan aktivitasnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Akademisi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof Ari F Syam meminta masyarakat untuk dapat menggunakan masker dengan benar. Ia mengingatkan agar masker dipakai dengan benar dan nyaman, yakni harus menutup seluruh hidung dan mulut.

"Masker jangan diturunkan dan tidak boleh dipegang," ujar Ari saat dihubungi dari Jakarta, Selasa.

Ari mengatakan, jika masker dibuka maka harus diletakkan di tempat bersih dan dipasang kembali jika ingin menggunakan. Jangan menurunkannya hingga dagu, karena itu berpotensi membuatnya terkontaminasi virus.

Dekan FKUI tersebut meminta masyarakat untuk menggunakan masker sesuai dengan tempatnya. Jika di tempat umum seperti rumah sakit maka disarankan untuk menggunakan masker medis atau bedah.

"Begitu juga kalau rapat di ruang tertutup, harus menggunakan masker yang dari sisi perlindungannya bagus," kata dia.

Dalam kesempatan itu, dia meminta agar pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melakukan edukasi mengenai penggunaan masker tersebut. Secara umum, menurut Ari, masker terbagi dua, yakni masker kesehatan dan nonkesehatan. Masker nonkesehatan biasa digunakan masyarakat dalam bentuk masker kain. Ia menyarankan masyarakat untuk menggunakan masker kain tiga lapis atau yang sesuai dengan rekomendasi WHO.

"Apakah efektif atau tidaknya, tergantung dari bahannya dan juga penggunaannya. Misalnya, kalau masker sudah basah, maka harus diganti. Jangan dipakai terus-menerus," kata dia.

Pemerintah melalui Satgas Covid-19 mengampanyekan #ingatpesanibu. Melalui kampanye tersebut, pemerintah berharap masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Terdapat tiga hal dalam kampanye #ingatpesanibu itu adalah 3M, yakni memakai masker atau #memakaimasker, menjaga jarak atau #menjagajarak, serta mencuci tangan dengan sabun dan menjauhi kerumunan atau #cucitangandengansabun dan #jauhikerumunan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA