Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Awal Oktober Terjadi 20.824 Petir di Sumut

Selasa 06 Oct 2020 10:45 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Ilustrasi Hujan Petir

Ilustrasi Hujan Petir

Foto: pixabay
Daerah yang memiliki kategori sambaran petir tinggi berada di daerah Deli Serdang.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Aktivitas petir selama periode 28 September hingga 4 Oktober 2020 di wilayah Sumatra Utara berdasarkan rekaman peralatan Lightning Detector di Stasiun Geofisika Kelas I Deli Serdang terjadi sebanyak 20.824 sambaran. Kepala Stasiun Geofisika Deli Serdang, Teguh Rahayu, melalui keterangan tertulisnya yang diterima di Medan, Selasa (6/10) mengatakan, klasifikasi tingkat sebaran petir di Sumatra Utara dibagi menjadi tiga kategori, yaitu kategori rendah, sedang, dan tinggi.

Dari hasil rekaman Lightning Detector, pada periode satu pekan ini, daerah yang memiliki kategori sambaran petir tinggi berada di daerah Deli Serdang. Sedangkan daerah yang memiliki kategori sambaran petir Sedang berada di daerah Asahan, Batubara, Karo, Langkat, Medan, Serdang Bedagai dan Simalungun.

Baca Juga

Dominasi sebaran petir dengan kategori Rendah berada di wilayah Binjai, Dairi, Gunungsitoli, Humbang Hasundutan, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, LabuhanbatuUtara, Mandailing Natal, Nias, Nias Barat. Kemudian Nias Selatan, Nias Utara, Padanglawas, Padanglawas Utara, Padangsidempuan, Pakpak Bharat, Pematang Siantar, Samosir, Sibolga, Tanjung Balai, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tebing Tinggi, dan Toba Samosir.

Kepada masyarakat yang berada di wilayah dengan tingkat aktivitas petir sedang dan tinggi diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan ketika berada di luar rumah. Juga waspada ketika berada atas gedung bertingkat, di dekat tower listrik atau antena, dan pepohonan yang tinggi.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA