Sunday, 15 Zulhijjah 1442 / 25 July 2021

Sunday, 15 Zulhijjah 1442 / 25 July 2021

5 Lokasi yang Dikaitkan dengan Tanda-Tanda Kiamat Besar

Selasa 06 Oct 2020 05:50 WIB

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Nashih Nashrullah

Terdapat sejumlah lokasi yang dikaitkan dengan tanda kiamat besar. Danau dan Kota Tiberias.

Foto:
Terdapat sejumlah lokasi yang dikaitkan dengan tanda kiamat besar.

Keempat, Segitiga Bermuda

Segitiga bermuda atau bermuda triangle adalah wilayah di Samudra Atlantik seluas 1.5 juta mil persegi atau 4 juta km persegi yang membentuk garis segitiga antara Bermuda. Wilayah ini termasuk wilayah territorial Britania Raya sebagai titik di sebelah utara, Puerto Riko, territorial Amerika Serikat sebagai titik di sebelah selatan dan Miami, negara bagian Florida, Amerika Serikat sebagai titik di sebelah barat.

photo
Segitiga Bermuda - (wordpress.com)
Banyak misteri yang sampai saat ini terkait segitiga bermuda, mulai fenomena siapa saja yang melewati segitiga bermuda mereka tidak akan kembali. Atau ada pula yang menyatakan lenyapnya benda0benda tersebut karena ditelan atau dibawa oleh UFO (unindentified Flying Object) atau piring terbang. Sejumlah orang mengaitkan dajjal menjadi penyebab atas fenomena yang terjadi di segitiga bermuda.

Dalam buku Dajjal Muncul di Segitiga Bermuda oleh Muhammad Isa Daud, dijelaskan musnahnya benda-benda yang ada di segitiga bermuda disebabkan Dajjal. Menurutnya, daerah segitiga bermuda

terdapat sebuah pulau yang dikuasai oleh sekumpulan makhluk, yaitu setan yang bekerja sama dengan dajjal untuk menghancurkan umat manusia.

Dajjal bersama setan bekerja sama terus berusaha menyebarkan misinya, melalui orang-orang kepercayaannya, sesama penyembah setan di sekitar wilayah Segitiga Bermuda. Mereka mengajari dengan berbagai bujukan sehingga orang-orang terkesima dan takjub apa yang disuguhkannya. Maka, pada hari kiamat nanti dari Segitiga Bermuda Dajjal akan muncul dan melakukan fitnah secara besar-besaran kepada seluruh umat manusia. Muhammad Isa Daud menegaskan ia membuat kesimpulan tersebut bukan dari pendapatnya, melainkan dari sejumlah manuskrip kuno yang ia pelajari dari beberapa orang muslim yang tinggal di Palestina, Arab Saudi, Yaman, Swedia, Amerika Serikat, Inggris, Jerman, dan lain-lain.

Kelima, Aden di Yaman

Tanda lain yang terjadi sebelum hari Kiamat datang adalah api yang keluar dari kawah Aden, yang menggiring manusia ke tempat mereka dihimpun. Dikutip dari Ensiklopedia Kiamat oleh Dr Umar Sulaiman Al-Asygar, ada hadits terdahulu yang menyebutkan sepuluh tanda kiamat. 

Dalam Kitab Shahih Muslim IV, h 2225, no, 2901 yang berbunyi Rasulullah bersabda: 

عَنْ حُذَيْفَةَ بْنِ أَسِيدٍ الْغِفَارِيِّ، قَالَ: اطَّلَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَيْنَا وَنَحْنُ نَتَذَاكَرُ، فَقَالَ:  مَا تَذَاكَرُونَ؟ قَالُوا: نَذْكُرُ السَّاعَةَ . قَالَ: " إِنَّهَا لَنْ تَقُومَ حَتَّى تَرَوْنَ قَبْلَهَا عَشْرَ آيَاتٍ – فَذَكَرَ... وَآخِرُ ذَلِكَ نَارٌ تَخْرُجُ مِنَ الْيَمَنِ ، تَطْرُدُ النَّاسَ إِلَى مَحْشَرِهِمْ "

“Akhir dari semua tanda itu adalah api yang keluar dari Yaman, menggiring manusia ke tempat mereka dihimpun.”

Sedangkan dalam Kitab Shahih Al-Bukhari bab Keutamaan Orang Anshar VII h 272 dari Anas RA disebutkan: 

وَعَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رضي الله عنه فِي حَدِيثِ سُؤَالَاتِ عَبْدِ اللهِ بْنِ سَلَامٍ لِلنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: "أَمَّا أَوَّلُ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ: فَنَارٌ تَحْشُرُ النَّاسَ مِنَ المَشْرِقِ إِلَى المَغْرِبِ

Abdullah ibn Salam mengetahui kedatangan Rasulullah SAW ke Madinah (Hijrah). Ia pun menemui Nabi untuk menanyakan beberapa hal. Dia berkata, “Saya akan menanyakan tiga masalah: apa tanda pertama kiamat?” Rasulullah SAW menjab, “Tanda pertamanya adalah api yang menghimpunkan manusia dari timur ke barat.”

Sementara dalam buku Israfil AS dan Peristiwa Kiamat oleh Mansur Abdul Hakim menyebut Kiamat akan menimpa manusia, begitu tiupan Israfil yang membinasakan akan menimpa mereka. Ketika terjadinya hal itu, akan keluar api dari Yaman yang akan mengumpulkan manusia ke suatu tempat berkumpul (Mahsyar).  

Saat ini kota Aden di Yaman berada di atas lereng gunung berapi yang besar yang dapat meledak sewaktu-waktu. Dalam riwayat Al-Tirmizi, Rasulullah SAW bersabda, “Api itu akan keluar dari dasar lereng Aden, mengerah manusia. Api itu akan diam ketika manusia tertidur, api itu berjalan ketika manusia berjalan.”

Laut di mana terletak kota Aden juga dinamakan Teluk ‘Aden atau Laut Hadramaut. Di sana terdapat lembah bernama Lembah Barhut, yang terletak di lereng kota Aden. Masyarakat sekitar menyebutnya Wadi an-Nar (Lembah Api).    

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA