Sabtu 03 Oct 2020 10:14 WIB

Bill Gates Minta 3 Syarat Ini untuk Hentikan Pandemi Covid-19

Bill Gates Minta 3 Syarat Ini untuk Hentikan Pandemi Covid-19

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id
Bill Gates Minta 3 Syarat Ini untuk Hentikan Pandemi Covid-19. (FOTO: Reuters/Joshua Roberts)
Bill Gates Minta 3 Syarat Ini untuk Hentikan Pandemi Covid-19. (FOTO: Reuters/Joshua Roberts)

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Miliarder filantropi Bill Gates memprediksi pandemi Covid-19 akan mulai dikendalikan pada tahun 2022 mendatang. Meski demikian, virus corona yang efektif akan segera tersedia tahun depan.

"Vaksin COVID-19 yang aman dan efektif tampaknya akan siap awal tahun depan. Faktanya, mungkin ada lebih dari satu vaksin tersedia. Ini adalah perkembangan yang akhirnya memberikan dunia peluang untuk mengeliminasi pandemi dan kembali ke normal," tulis Gates di blognya.

Baca Juga: Sindir-sindiran Terus! Ini Bukti Nyata Elon Musk dan Bill Gates Tak Akur

Selain vaksin corona, ia juga menambahkan ada 3 syarat untuk mengakhiri pandemi Covid-19 ini. Berikut ulasannya:

1. Kapasitas Produksi Vaksin Mencukupi

Saat ini, vaksin corona sudah di pre-order oleh mayoritas negara-negara kaya. Bahkan mereka telah mengamankan hingga miliaran dosis. Namun, negara-negara berkembang dan miskin menurut Gates tak memiliki daya beli pada perusahaan farmasi yang menyuplai vaksin corona ini.

Gates menambahkan, negara-negara tersebut mungkin hanya mampu membiayai 14% vaksin penduduknya.

"Kita harus secara cepat meningkatkan kapasitas manufaktur vaksin dunia. Dengan cara ini, kita bisa menjangkau semua orang, tak peduli di mana mereka tinggal," tulis Gates.

Kabar baik sejauh ini adalah sudah ada kemajuan dalam pembuatan obat terapi Corona melalui kerja sama antar perusahaan. Remdevisir yang diciptakan oleh perusahaan Gilead, tapi kuantitas ekstra akan diproduksi di pabrik Pfzer. Hal ini juga berlaku pada vaksin corona.

2. Pendanaan Biaya Vaksin untuk Negara Miskin

Selain kapasitas manufaktur untuk membuatnya, Gates mengatakan bahwa kita semua perlu pendanaan untuk membayar miliaran dosis vaksin bagi negara-negara miskin.. Ia menyatakan yayasannya telah bertindak untuk memastikan ada dana tersedia untuk itu.

"Perusahaan-perusahaan farmasi telah menjadikan pendanaan lebih mudah, mengesampingkan laba untuk vaksin Corona dan setuju untuk membuatnya semurah mungkin. Tapi pendanaan dari publik juga tetap dibutuhkan," cetusnya.

Gates memberi contoh Inggris yang telah mendonasikan banyak uang hingga ratusan juta dosis untuk negara miskin. Ia berharap, negara lain bisa menjadikan Inggris sebagai panutan.

3. Sistem Pemberian Vaksin

Terakhir, Gates mengakui bahwa kita akan perlu memperkuat sistem kesehatan, para pekerja dan infrastruktur yang bisa memberikan vaksin pada orang-orang di seluruh dunia.

Ia mencontohkan distribusi vaksin polio. Pendistribusian ini membuat para pekerja kesehatan rela membawa pendingin vaksin ke mana-mana, hingga ke desa terpencil. Hal ini bisa dijadikan panduan dalam distribusi vaksin Corona nanti.

Bahkan Gates berharap, para pekerja kesehatan bisa sekaligus memantau penyakit lain dari hewan yang dapat mengancam manusia atau lebih parahnya lagi, pandemi selanjutnya.

"Dalam mengeliminasi COVID-19, kita juga bisa membangun sistem yang akan membantu menurunkan kerusakan pandemi selanjutnya," jelas Gates.

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement