Wednesday, 13 Zulqaidah 1442 / 23 June 2021

Wednesday, 13 Zulqaidah 1442 / 23 June 2021

5 Aplikasi Edukasi dan Game untuk Meriahkan Hari Batik

Jumat 02 Oct 2020 12:06 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Pengguna ponsel. Ada beberapa aplikasi edukasi dan game seputar batik yang bisa dicoba untuk memeriahkan Hari Batik.

Pengguna ponsel. Ada beberapa aplikasi edukasi dan game seputar batik yang bisa dicoba untuk memeriahkan Hari Batik.

Foto: EPA
Hari Batik Nasional dirayakan tiap 2 Oktober.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hari Batik Nasional dirayakan setiap tanggal 2 Oktober untuk memperingati ditetapkannya batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi oleh Unesco. Ada banyak cara untuk merayakan Hari Batik Nasional, salah satunya dengan belajar membatik hingga mempelajari masing-masing motif batik dari berbagai wilayah di Tanah Air.

Kini, terlebih di masa pandemi saat ini, kegiatan tersebut tetap dapat dilakukan dalam genggaman ponsel. Tidak hanya itu, ada pula game berburu batik yang juga dapat menambah pengetahuan sekaligus menjadi hiburan saat harus di rumah saja.

Sejumlah aplikasi mengenai batik telah terpajang di toko aplikasi milik Google dan Apple, yakni Play Store dan App Store. Berikut rangkuman Antara.

1. Batikin
Aplikasi Batikin, yang berbobot 5,2MB dan terdaftar di App Store, dapat membantu pengguna mempelajari bagaimana menggambar batik. Aplikasi yang telah mengantongi lima bintang itu juga dilengkapi dengan elemen-elemen motif batik, sehingga pengguna dapat mulai mengambar batik dengan mudah.

Aplikasi yang berlabel usia empat tahun ke atas tersebut juga mememungkinkan pengguna untuk mengubah ukuran, warna, serta memiliki opsi pratinjau sebelum dibagikan kepada teman.

2. Map of Batik
Aplikasi Map of Batik memberikan informasi mengenai sejarah Batik dari berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari motif, warna hingga penggunaan batik. Misalnya, mengutip kolom deskripsi aplikasi, dalam penelitian mendalam pada orang Banjar (Kalimantan Selatan) terungkap bagaimana bangsawan melindungi diri mereka dari roh jahat dengan menggunakan Sasirangan.

Hanya saja, aplikasi yang memiliki bobot 83,5MB dan terdaftar di App Store itu tidak dikembangkan lebih lanjut. Saat Antara mengunduh, hanya terdapat satu antarmuka dengan informasi yang sama dengan kolom deskripsi, tanpa disertai menu lainnya.

3. iWareBatik
Hadir bilingual, bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, aplikasi iWareBatik dapat membantu turis domestik maupun turis mancanegara mempelajari nilai-nilai Batik untuk melestarikan budaya. Tidak hanya itu, aplikasi yang telah mengantongi lima bintang di App Store tersebut juga memadukan informasi nilai sejarah motif batik dari 34 provinsi di Indonesia dengan informasi wisata, baik wisata alam maupun budaya, di wilayah tersebut.

Secara umum, aplikasi berbobot 164,4MB yang masuk dalam kategori Travel itu juga dapat membantu pengguna mengetahui arti motif batik dari pakaian yang mereka kenakan, dengan bantuan kecerdasan buatan (AI) pada aplikasi.

4. Motif Batik Nusantara
Aplikasi Motif Batik Nusantara mempelajari ragam motif batik nusantara dan filosofinya. Motif kawung, misalnya, bermakna keinginan dan usaha yang keras untuk menghasilkan rejeki berlipat.

Terdapat 21 motif batik lainnya yang dapat dipelajari dalam aplikasi yang dirilis di Play Store pada 2015 itu. Aplikasi yang memiliki label Education tersebut telah mengantongi 4.4 bintang.

5. Batik Hunter
Aplikasi game Batik Hunter secara umum memiliki misi mengumpulkan batik. Game bergenre Role Playing Game (RPG) ini menuntut pemain untuk berkejaran dengan waktu untuk mencari batik dari satu tempat ke tempat lainnya.

Sambil bermain game, pemain akan disajikan informasi mengenai batik tersebut. Misalnya, batik motif Kawung dari Yogyakarta, sehingga pemain dapat memperkaya pengetahuan mengenai batik.

Aplikasi ini telah mengantongi 4,7 bintang. Batik Hunter dapat diunduh di toko aplikasi milik Google.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA