Tuesday, 24 Zulhijjah 1442 / 03 August 2021

Tuesday, 24 Zulhijjah 1442 / 03 August 2021

Munajat Ibnu Athaillah tentang Menghadapi Cobaan

Jumat 02 Oct 2020 05:13 WIB

Rep: Imas Damayanti/ Red: Ani Nursalikah

Munajat Ibnu Athaillah tentang Menghadapi Cobaan

Munajat Ibnu Athaillah tentang Menghadapi Cobaan

Foto: Flickr
Hamba Allah yang arif tidak mudah berputus asa menghadapi cobaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam kitab Al-Hikam, Ibnu Athaillah menuliskan sejumlah munajat yang penuh dengan hikmah kebijaksanaan. Salah satunya adalah munajat tentang menghadapi cobaan.

Ibnu Athaillah menyebut: "Ilahi inna-khtilafa tadbirika, wa sur’ata hululi maqadirika, mana’aa ‘ibadakal-arifina bika min as-sukuni ila ‘athaa’in, wal-ya’si minka fi bala’in,”. Yang artinya: “Tuhanku, sesungguhnya perubahan aturan-Mu dan cepatnya ketentuan-Mu menghalangi hamba-hamba yang arif untuk tetap tenang dalam menghadapi pemberian atau putus asa di dalam menghadapi cobaan,”.

Baca Juga

Dijelaskan, perubahan keputusan atau pergantian takdir Allah ada kalanya terjadi sangat cepat. Bisa saja hari ini seorang hamba ditetapkan menjadi fakir, namun Allah kemudian mengubahnya menjadi kaya. Begitu pun sebaliknya.

Dan bisa juga, apabila hari ini terdapat seorang hamba yang sakit, lalu Allah mengubah ketetapan-Nya dan menjadikan seorang hamba itu sehat. Begitu juga sebaliknya.

Cepatnya pergantian takdir itu membuat para hamba-Nya yang arif tidak begitu saja tenang dengan karunia Allah yang mereka terima. Oleh karena itu, jika diberi karunia duniawi seperti harta atau diberi karunia spiritual, mereka tidak begitu memedulikannya.

Sebab di mata mereka, semua itu pasti sirna bahkan akan berubah menjadi sebaliknya. Hal yang hanya mereka pedulikan hanyalah tentang Allah SWT, ada atau tidaknya karunia-karunia itu.

Cepatnya perubahan takdir Allah itu membuat para hamba Allah yang arif tidak mudah berputus asa dalam menghadapi cobaan. Oleh karena itu, jika diberi cobaan fisik seperti rasa sakit atau kemiskinan atau diberikan cobaan spiritual seperti godaan maksiat, mereka tidak pernah patah harapan menanti hilangnya semua cobaan itu.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA