Friday, 27 Zulhijjah 1442 / 06 August 2021

Friday, 27 Zulhijjah 1442 / 06 August 2021

,Lewat Program Wakaf, Rumah zakat Bangun Kembali Masjid

Rabu 30 Sep 2020 22:54 WIB

Red: Hiru Muhammad

MALUKU TENGAH--Peletakan batu pertama menandai pembangunan masjid untuk masyarakat korban gempa di Ambon tahun 2019 silam. Gempa berkekuatan 5,2 SR itu menghancurkan sebagian bangunan di kota Ambon dan mengakibatkan masjid-masjid rusak dan hancur. Salah satunya masjid-masjid yang ada di Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.

MALUKU TENGAH--Peletakan batu pertama menandai pembangunan masjid untuk masyarakat korban gempa di Ambon tahun 2019 silam. Gempa berkekuatan 5,2 SR itu menghancurkan sebagian bangunan di kota Ambon dan mengakibatkan masjid-masjid rusak dan hancur. Salah satunya masjid-masjid yang ada di Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.

Foto: istimewa
Masyarakat sangat antusias menyaksikan prosesi peletakan batu pertama

REPUBLIKA.CO.ID, MALUKU TENGAH--Peletakan batu pertama menandai pembangunan masjid untuk masyarakat korban gempa di Ambon tahun 2019 silam. Gempa berkekuatan 5,2 SR itu menghancurkan sebagian bangunan di kota Ambon dan mengakibatkan masjid-masjid rusak dan hancur. Salah satunya masjid-masjid yang ada di Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.

Masyarakat sangat antusias menyaksikan prosesi peletakan batu pertama ini. "Kami sangat bersyukur karena rencana kami ingin memiliki masjid, khususnya di lingkungan RT 02, tahun ini terwujud bahkan di luar yang kami bayangkan. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Rumah Zakat dan donatur. Mudah-mudahan Allah SWT membalas segala kebaikannya, dan kami senantiasa istiqomah dan masjidnya segera rampung. Sehingga bisa kami makmurkan," ujar Ust H. Ali Rehalat selaku imam masjid jami dan tokoh agama di Desa Liang. Saat ini dana yang terkumpul sudah mencapai 150 juta dari target dana 350 juta.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA