Rabu 30 Sep 2020 19:08 WIB

Pasien Positif Covid-19 Depok yang Sembuh Jadi 104 Orang

Total jumlah pasien positif Covid-19 yang sembuh di Kota Depok sebanyak 2.936 orang.

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Endro Yuwanto
Virus corona (ilustrasi).
Foto: www.freepik.com
Virus corona (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Pasien positif Covid-19 di Kota Depok yang sembuh bertambah menjadi 104 orang. Untuk total jumlah pasien positif Covid-19 yang sembuh di Kota Depok sebanyak 2.936 orang.

Berdasarkan data tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kota Depok pada Rabu (30/9), untuk pasien terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 81 orang. Total terkonfirmasi positif sebanyak 4.320 orang.

Adapun pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia bertambah tiga orang. Total keseluruhan korban meninggal dunia sebanyak 135 orang.

Sementara itu, untuk mencegah meluasnya penyebaran Covid-19, Tim Gegana Brimob Kelapa Dua Depok melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa wilayah Pembatasan Sosial Kampung Siaga (PSKS) di Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas. Adapun wilayah yang menjadi sasaran yaitu RW 01, RW 06, dan RW 10.

"Kami berterima kasih kepada Tim Gegana Brimob yang telah membantu melakukan sterilisasi virus Covid-19 di wilayah PSKS Depok Jaya," ujar Lurah Depok Jaya, Herman, Rabu.

Menurut Herman, penyemrotan disinfektan perlu dilakukan guna mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19. Sebab, di beberapa RW ini masih terdapat pasien yang terkonfirmasi positif. "Tim Gegana menurunkan sebanyak dua kelompok penyemprotan yakni sekitar 16 orang. Seluruh warga menyambut baik adanya kegiatan tersebut," terangnya.

Herman menambahkan, momen tersebut juga dimanfaatkan pihaknya untuk mensosialisasikan pentingnya penerapan protokol kesehatan di masa pandemi. Termasuk, mengajak warga setempat menjalankan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

"Mudah-mudahan dengan berbagai upaya yang telah diakukan membuahkan hasil yang baik. Warganya juga sehat dan dijauhkan dari paparan virus," pungkas Herman.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement