Friday, 11 Ramadhan 1442 / 23 April 2021

Friday, 11 Ramadhan 1442 / 23 April 2021

Pria Diduga Gila Diamankan Polisi Usai Mengamuk di Pesantren

Ahad 27 Sep 2020 15:28 WIB

Rep: Eva Rianti / Red: Nashih Nashrullah

Pria diduga gila mengamuk di Pesantren Al'istiqlalia Tangerang. Ilustrasi polisi.

Pria diduga gila mengamuk di Pesantren Al'istiqlalia Tangerang. Ilustrasi polisi.

Foto: Republika/Kurnia Fakhrini
Pria diduga gila mengamuk di Pesantren Al'istiqlalia Tangerang.

REPUBLIKA.CO.ID,  TANGERANG – Polisi mengamankan S (30), seorang pria yang membuat keributan lantaran memaksa ingin bertemu dengan KH Uci Kurtusi di area Pondok Pesantren (Ponpes) Al'istiqlalia, Cilongok, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. 

Kapolsek Pasar Kemis, AKP Fikry Ardiansyah, membenarkan informasi tersebut. "Ya. Diamankan karena memaksa ingin bertemu kiai," ujarnya saat dikonfirmasi, Ahad (27/9). 

Pihak kepolisian telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, diantaranya lurah ponpes, santri, keluarga hingga ketua RT pelaku. Fikry mengatakan, belakangan pelaku memang mengalami tingkah laku yang aneh. 

Baca Juga

"Dari keterangan singkat rekan maupun keluarga pelaku yg diamankan, bahwa pelaku mengalami tingkah laku aneh semenjak sepekan belakangan," jelasnya. 

Kejadian itu diketahui terjadi pada Sabtu (27/9) sekira pukul 17.00 WIB. Pelaku datang saat KH Uci tengah mengajar mengaji, persis di aula kediamannya. Pelaku datang dan meminta masuk, namun dicegah santri. Pelaku lantas keluar dari lingkungan ponpes dengan menggeber sepeda motor. 

Selang beberapa jam, sekitar pukul 19.00 WIB pelaku datang kembali dan memaksa masuk untuk bertemu dengan KH Uci. Karena terlihat gelagatnya yang aneh, pelaku dibawa ke Kantor Sekretariat Kobong Ponpes Al'istiqlalia. Sesaat kemudian, pelaku yang diduga depresi tersebut mengamuk sehingga terjadi insiden keributan dengan santri yang ada di lokasi. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA