Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

ASN Dinkes Positif Covid Berhubungan dengan Klaster Besar

Jumat 25 Sep 2020 17:57 WIB

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Agus Yulianto

Petugas medis melakukan swab ke seorang ASN Dinas Kesehatan. (Ilustrasi)

Petugas medis melakukan swab ke seorang ASN Dinas Kesehatan. (Ilustrasi)

Foto: Antara/Jojon
Klaster besar ini merupakan klaster dari institusi keuangan.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY yang meninggal akibat terpapar Covid-19, berhubungan dengan klaster besar penyebaran Covid-19. Dari ASN ini, ada empat orang lainnya di Dinkes DIY yang juga dilaporkan positif Covid-19.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 untuk DIY, Berty Murtiningsih mengatakan, klaster besar ini merupakan klaster dari institusi keuangan. Klaster ini berawal dari Kota Yogyakarta.

"Kita sedang melaksanakan tracing (pelacakan) kasus klaster sebuah institusi keuangan dan ada kemungkinan ada kaitan dengan kasus positif ASN tersebut," kata Berty, Jumat (25/9).

Berty menjelaskan, ASN yang merupakan kasus awal di Dinkes DIY tersebut, tertular dari saudaranya. Sementara, keterkaitan ASN dengan klaster institusi keuangan dikarenakan saudaranya yang merupakan karyawan dari sebuah institusi keuangan di Kota Yogyakarta.

"Yang bersangkutan, sepekan sebelumnya (dinyatakan positif) telah melakukan perjalanan bersama dengan saudaranya. Karena saudaranya positif, maka ASN tersebut berinisiatif untuk melakukan swab secara mandiri," ujar Berty.

Berty pun belum dapat mengetahui apakah institusi keuangan ini merupakan sebuah bank di Yogyakarta. Sebab, tracing hingga saat ini masih dilakukan.

"Kita mendapatkan informasi bahwa saudara dari ASN tersebut adalah karyawan dari institusi keuangan di Yogya. Hanya itu yang dapat kami sampaikan sambil menunggu teman-teman kab/kota yang melakukan tracing," ucapnya.

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA