Tuesday, 9 Rabiul Akhir 1442 / 24 November 2020

Tuesday, 9 Rabiul Akhir 1442 / 24 November 2020

Uni Eropa: Lukashenko Bukan Presiden Sah Belarus

Kamis 24 Sep 2020 17:30 WIB

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih

Presiden Alexander Lukashenko dari Belarus dilantik untuk masa jabatan baru pada Rabu (23/9).

Presiden Alexander Lukashenko dari Belarus dilantik untuk masa jabatan baru pada Rabu (23/9).

Foto: EPA
Pelantikan Lukashenko secara tiba-tiba bertentangan dengan keinginan rakyat Belarus

REPUBLIKA.CO.ID, BRUSSELS - Uni Eropa (UE) pada Kamis menyatakan Presiden Alexander Lukashenko bukan presiden sah Belarus. Kelompok 27 negara Eropa itu mengatakan pelantikan Lukashenko yang dilakukan secara tiba-tiba pada Rabu (23/9) bertentangan dengan keinginan rakyat Belarus.

"Langkah yang disebut sebagai 'pelantikan' itu ... dan mandat baru yang diklaim oleh Alexander Lukashenko tidak memiliki keabsahan demokratis," kata UE melalui pernyataan.

"'Pelantikan' ini secara langsung bertentangan dengan keinginan banyak kalangan penduduk Belarus, seperti yang tergambar melalui sejumlah protes yang damai dan tidak pernah terjadi sebelumnya sejak pemilihan," kata UE.

Uni Eropa juga mengatakan bahwa 'pelantikan' Lukashenko itu hanya akan memperparah krisis politik di Belarus.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA