Senin 21 Sep 2020 11:27 WIB

Menhub Gandeng ITB Atasi Kemacetan Puncak Bogor

Kemenhub akan melakukan studi dengan ITB untuk mengatasi kemacetan di Puncak.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Friska Yolandha
Sejumlah kendaraan memadati jalur Puncak di Simpang Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (12/9). Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan saat ini tengah menyusun cara untuk mengatasi kemacetan di jalur puncak, Bogor.
Foto: Antara/Arif Firmansyah
Sejumlah kendaraan memadati jalur Puncak di Simpang Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (12/9). Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan saat ini tengah menyusun cara untuk mengatasi kemacetan di jalur puncak, Bogor.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan saat ini tengah menyusun cara untuk mengatasi kemacetan di jalur puncak, Bogor. Dia memastikan Kemenhub juga akan menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB).

"Kemenhub membahas bersama ITB untuk memecahkan permasalahan lalu lintas di puncak Bogor," kata Budi saat meresmikan jalur KA Ciranjang-Cipatat di Stasiun Cipeyeum, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat secara virtual, Senin (21/9).

Baca Juga

Dia menuturkan, kemungkinan besar Kemenhub akan melakukan studi dengan ITB. Budi menuturkan akan memecahkan persoalan kemacetan di puncak dengan mengandalkan angkutan massal.

"Akan mengembangkan angkutan massal di sana dan Puncak tidak macet dan kalau mau pulang ke Cianjur bisa cepat," ungkap Budi.

Untuk itu, Budi memastikan juga akan berkoordinasi dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ). Dia mengatakan BPTJ akan mulai menganggarkan kebutuhan tersebut pada 2021 semetara studi akan dilakukan terlebih dahulu dengan ITB.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement