Jumat 18 Sep 2020 23:39 WIB

GTPP: Dua Pasien Probabel Covid-19 di Sukabumi Meninggal

GTPP menyebut penyakit bawaan dua pasien probabel justru yang membuat meninggal

Pasien positif Covid-19 (Ilustrasi)
Foto: Abdan Syakura/Republika
Pasien positif Covid-19 (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat menyebutkan ada dua pasien probabel COVID-19 yang sedang menjalani perawatan di salah satu rumah sakit rujukan di Kabupaten Sukabumi meninggal dunia.

"Dua pasien tersebut yakni wanita berusia 56 tahun warga Kecamatan Cisaat dan wanita berusia 60 warga Kecamatan Cireunghas," kata perwakilan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sukabumi Eneng Yulia di Sukabumi, Jumat (18/9).

Menurutnya dari hasil pemeriksaan medis untuk wanita asal Kecamatan Cisaat mengalami sakit jantung, paru-paru dan pneumonia dan yang berasal dari Kecamatan Cireunghas mengidap pneumonia.

Kedua pasien tersebut sudah beberapa hari menjalani perawatan di rumah sakit, namun kondisinya terus menurun apalagi penyakit yang diidapnya sudah cukup parah dan tidak bisa bertahan yang akhirnya meninggal dunia.

Dengan bertambahnya dua warga Kabupaten Sukabumi yang meninggal dunia akibat probabel COVID-19, hingga Jumat, (18/9) total yang meninggal mencapai 34 orang yang tersebar di beberapa kecamatan.

"Warga yang meninggal dunia karena probable proses pemakamannya dilakukan secara protokol COVID-19, meskipun belum ada hasil pemeriksaan swab tetapi meninggal dengan gambaran klinis yang meyakinkan COVID-19, " tambahnya.

Eneng mengatakan untuk kasus suspek COVID-19 bertambah 10 orang dengan rincian lima orang dari Kecamatan Parungkuda, tiga orang dari Kecamatan Cicurug, dan masing-masing satu orang dari Kecamatan Kebonpedes dan Gunungguruh.

Dari 10 orang tersebut lima orang berjenis kelamin wanita dan lima lagi laki-laki dengan rentang usia 25 tahun hingga 65 tahun, sehingga sampat saat ini total kasus suspek sebanyak 4.752 orang, isolasi 12 orang, satu orang dikarantina dan 4.739 orang sembuh.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement