Monday, 15 Rabiul Akhir 1442 / 30 November 2020

Monday, 15 Rabiul Akhir 1442 / 30 November 2020

Ini Bentuk Dukungan Pemda untuk Berantas Rokok Ilegal

Selasa 15 Sep 2020 20:32 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Bea Cukai Banyuwangi bersama Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Banyuwangi berhasil menggagalkan peredaran rokok ilegal yang diangkut dalam sebuah truk salah satu jasa ekspedisi nasional.

Bea Cukai Banyuwangi bersama Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Banyuwangi berhasil menggagalkan peredaran rokok ilegal yang diangkut dalam sebuah truk salah satu jasa ekspedisi nasional.

Foto: Bea Cukai
Bentuk dukungan Pemda berupa operasi, pertukaran informasi dan edukasi masyarakat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penindakan rokok ilegal yang secara kontinyu dilakukan Bea Cukai tidak lepas dari peran aparat penegak, instansi pemerintahan, serta masyarakat di daerah tempat penindakan dilakukan. Peran yang dilakukan dalam mendukung penindakan bisa berupa operasi bersama, pertukaran informasi, dan penyampaian edukasi kepada masyarakat terkait bahaya rokok ilegal.

Kali ini Bea Cukai Banyuwangi bersama Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Banyuwangi berhasil menggagalkan peredaran rokok ilegal yang diangkut dalam sebuah truk salah satu jasa ekspedisi nasional. “Informasi didapat dari Kanit Reskrim KP3 Banyuwangi yang ditindaklanjuti oleh Kasubsi Penindakan dan Sarana Operasi Bea Cukai Banyuwangi,” ungkap Evy Suhartantyo, Kepala Kantor Bea Cukai Banyuwangi.

Pemeriksaan dilakukan terhadap truk tersebut dengan didampingi agen jasa ekspedisi. Dari hasil pemeriksaan didapati 152 ribu batang rokok tanpa pita cukai. “Nilainya diperkirakan mencapai Rp 155 juta dengan potensi kerugian negara mencapai Rp 69,1 juta,” ujar Evy.

Tidak ketinggalan Bea Cukai Tasikmalaya yang juga menggandeng Pemerintah Kabupaten Pangandaran untuk memberikan sosialisasi ketentuan di bidang cukai kepada para penjual rokok di wilayah Pangandaran. Tidak hanya sosialisasi, pelaksanaan operasi pasar juga dilakukan bersama Satpol PP Kabupaten Pangandaran.

“Kami juga memberikan edukasi kepada masyarakat dan pedangang di pasar tentang bahaya rokok dan miras ilegal. Dengan sosialisasi ini diharapkan masyarakat mampu memahami tugas Bea Cukai dan masyarakat diharapkan bisa berperan aktif dalam pemberantasan barang kena cukai ilegal,” ungkap Indriya Karyadi, Kepala Kantor Bea Cukai Tasikmalaya.

Sementara itu, operasi gabungan dilakukan oleh Bea Cukai Malang dengan menggandeng Satpol PP Kabupaten Malang pada Rabu (09/09). Kegiatan operasi gabungan dilakukan dengan menyisiri pasar dan pedagang yang menjaul rokok di Kecamatan Kepanjen dan Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Dalam operasi tersebut petugas juga melakukan penyuluhan kepada para pemilik toko untuk tidak menerima, membeli, maupun mejual rokok ilegal dari sales yang tidak bertanggung jawab. 

Menekan rokok ilegal memang diperlukan sinergi dari segala elemen, baik aparat maupun masyarakat umum, "Meski periode gempur rokok ilegal telah berakhir, semangat kami untuk terus mengoptimalkan penerimaan negara di bidang cukai sekaligus melindungi masyarakat dari barang ilegal akan tetap kami jaga. Bersinergi dengan Pemda setempat adalah salah satu cara kami. Selain itu, peran masyarakat luas juga sangat kami harapkan," ungkap Latif Helmi, Kepala Kantor Bea Cukai Malang.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
Terpopuler